Makna Spiritual Idul Fitri: Jangan Hanya Pakaian Baru dan Hidangan, Lakukan Muhasabah
BANDA ACEH Mudir Pondok Tahfizd Ihya&039ul Qur&039an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya
AGAMA
JAKARTA -Analis Komunikasi Politik Hendri Satrio (Hensa) menegaskan kepada jajaran Kabinet Merah Putih bahwa menghemat anggaran sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto adalah kewajiban, bukan prestasi. Pernyataan ini disampaikan Hensa menanggapi penghematan anggaran yang dilakukan oleh pejabat pemerintahan, yang menurutnya tidak seharusnya dipandang sebagai hal yang luar biasa.
“Kan Pak Prabowo bilang ya, kita mesti penghematan anggaran supaya kita bisa dapat Rp 20 triliun, kalau Anda para pejabat sudah menghemat jangan dipikir itu prestasi,” kata Hensa kepada wartawan di Jakarta, Jumat (31/1/2025).
Hensa mengingatkan bahwa dalam kondisi ekonomi negara yang penuh ketidakpastian, menghemat anggaran adalah suatu kewajiban bagi para pejabat negara. Menurutnya, penghematan bukanlah sebuah prestasi yang perlu dibanggakan, melainkan langkah yang harus diambil agar anggaran negara tetap bisa dialokasikan untuk program-program unggulan yang telah dicanangkan, seperti program makan bergizi gratis yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.
“Tolong bedakan antara prestasi dengan kewajiban, kalau negara nggak punya uang, anda irit, anda hemat, itu kewajiban, bukan prestasi yang ‘wow’ gitu,” ujar Hensa.
Hensa juga menekankan bahwa keberhasilan para pejabat negara harusnya bisa diukur dari kemampuan mereka untuk mendatangkan uang untuk negara, seperti melalui penerimaan pajak, cukai, atau dengan meningkatkan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar ekonomi bisa berputar dengan baik.
“Mendatangkan uang dengan cara utang bukanlah hal yang bisa dianggap sebagai keberhasilan. Jadi tolong prestasi itu kalau negara lagi butuh uang, anda bisa mendatangkan uang, bukan utang juga, pakai ide-ide lah, kan kita mengandalkan sekarang pajak, cukai,” jelas Hensa.
Hensa juga menyoroti pentingnya sektor UMKM dalam memperkuat ekonomi negara. Dengan mengembangkan UMKM, program-program unggulan pemerintah dapat tetap berjalan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Bisa juga dengan cara meningkatkan UMKM agar ekonomi berputar sehingga program-program unggulan tetap bisa berjalan dengan normal,” pungkas Hensa. (trbn) (n/014)
BANDA ACEH Mudir Pondok Tahfizd Ihya&039ul Qur&039an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya
AGAMA
BANDA ACEH Ribuan warga Banda Aceh dan sekitarnya memadati jalanjalan protokol kota untuk mengikuti Pawai Takbir Idul Fitri 1447 Hijria
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan masyarakat Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, memad
NASIONAL
MEDAN Memasuki hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah, Minggu (22/03/2026), Plaza Medan Fair dipadati pengunjung yang ingin menghabiskan wak
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama warga di Masjid Darussalam, Desa Simpang Empat
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, telah mencapai
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu, 21 Maret 2026. Kehadiran Pr
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan warga memadati Masjid Agung Al Abror, Padangsidimpuan, Sumatera Utara, untuk melaksanakan Salat Idul Fitri, Sabtu
NASIONAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau dikenal Mualem, membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada warga melalui timnya di Meuligo
NASIONAL
ACEH TAMIANG Menutup bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE, bersama Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavi
PEMERINTAHAN