BREAKING NEWS
Sabtu, 28 Februari 2026

Menkeu Purbaya Siap Ambil Alih Dana MBG Jika Tak Terserap: "Daripada Duit Nganggur"

- Sabtu, 20 September 2025 12:43 WIB
Menkeu Purbaya Siap Ambil Alih Dana MBG Jika Tak Terserap: "Daripada Duit Nganggur"
Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: Instagram/Kemenkeu)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA – Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa dirinya siap mengambil alih dana program Makan Bergizi Gratis (MBG) apabila program tersebut tidak berjalan optimal dan tidak terserap langsung oleh masyarakat.

"Kalau enggak jalan (MBG), tentu saya ambil duitnya," tegas Purbaya dalam pernyataan yang dikutip dari kanal YouTube, Sabtu (20/9/2025).

Pernyataan ini muncul di tengah sorotan terhadap pelaksanaan program andalan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yakni MBG, yang dinilai belum menunjukkan serapan anggaran maksimal di lapangan.

Baca Juga:
Bukan Menolak, Tapi Demi Efisiensi

Purbaya menegaskan bahwa langkah tersebut bukanlah bentuk penolakan terhadap kebijakan Presiden Prabowo, melainkan upaya mendukung efektivitas anggaran negara.

"Saya bukan menolak atau menegur, tentu saya mendukungnya. Kita mau bantu secepatnya. Namun, kalau enggak bisa juga ya kita ambil duitnya. Jadi, lebih fair kan?" jelasnya.

Dana Bisa Dialihkan untuk Bansos Langsung

Menteri Keuangan juga mengusulkan agar dana MBG yang tak terserap dialihkan ke bentuk bantuan langsung yang lebih konkret dan cepat dirasakan oleh rakyat.

"Daripada duitnya nganggur, kan saya bayar bunga juga. Jadi, lebih baik dialihkan ke tempat lain yang tentunya lebih siap ke masyarakat secara langsung, seperti misalkan masyarakat diberikan dua kali 10 kg beras," kata Purbaya.

Ia menutup pernyataannya dengan mengatakan akan tetap memprioritaskan program MBG jika pelaksanaannya berjalan sesuai harapan.

"Saya akan lakukan itu apabila tidak bisa diserap, tetapi kalau bisa diserap ya bagus itu," pungkasnya.*

(bs/j006)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru