Pramono menegaskan bahwa relaksasi ini dirancang untuk meringankan beban ekonomi generasi muda Jakarta dalam mewujudkan impian memiliki rumah pertama, yang selama ini terhambat oleh mahalnya pajak dan harga tanah di ibu kota.
"Harapannya ini bisa meringankan beban keluarga muda dalam membeli rumah pertama. Sehingga mereka lebih mudah memiliki tempat tinggal layak untuk memulai kehidupan barunya," pungkasnya.Kebijakan ini menjadi salah satu terobosan fiskal daerah yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor properti, sekaligus memberikan stimulus ekonomi langsung kepada masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah.*