Prabowo: Bangsa Perlu “Keras Kepala”, Seperti Iran
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa sikap tegas yang kerap dianggap sebagai keras kepala justru diperlukan dalam mengha
NASIONAL
JAWA BARAT– Refinery Unit (RU) VI PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) atau Kilang Balongan menargetkan uji coba produksi bioavtur (Sustainable Aviation Fuel/SAF) berbahan minyak jelantah (Used Cooking Oil/UCO) pada Maret 2026.
Langkah ini menjadi kelanjutan dari keberhasilan Kilang RU IV Cilacap, yang telah lebih dulu memproduksi avtur ramah lingkungan dari bahan serupa dan bahkan telah memasok SAF untuk penerbangan komersial Pelita Air rute Jakarta–Denpasar sejak pertengahan Agustus 2025.
Manager Engineering & Development Kilang Balongan, Hadi Siswanto, mengungkapkan pengembangan SAF telah berlangsung sejak 2020–2022, dimulai dengan kajian pencampuran avtur menggunakan Refined, Bleached, and Deodorized Palm Kernel Oil (RBDPKO) sebanyak 3 persen.Baca Juga:
"Pada akhir 2022, kami berhasil melakukan uji coba dengan RBDPKO. Belakangan, uji coba dengan used cooking oil juga sukses dilakukan di Cilacap. Sekarang, kami sedang menyiapkan konfigurasi produksi di Balongan," ujar Hadi saat ditemui di Kilang Balongan, Jumat (17/10).
Kilang Balongan memiliki total kapasitas input 150 Million Barrel Steam Day (MBSD), dengan produksi avtur campuran minyak jelantah yang akan dijalankan melalui unit Kero-HTU berkapasitas 15 MBSD.
"Rencana untuk SAF dilakukan di Kero-HTU. Kapasitasnya sekitar 10 ribu barel per hari, di mana sekitar 9.500 barel merupakan avtur, dan sisanya menjadi gas serta nafta," jelasnya.
Hadi menambahkan, tim teknis kini tengah menyelesaikan studi detail engineering, dengan target tahap konstruksi dimulai Januari 2026, dan uji coba produksi berlangsung pada Maret atau April 2026.
Investasi proyek ini dinilai relatif kecil, sekitar Rp2 miliar, hanya untuk penambahan pipa dan vessel, karena sebagian besar infrastruktur sudah tersedia.
"Tidak sampai Rp2 miliar. Kami hanya membeli vessel jadi, menyiapkan pondasi, dan instalasi pipa. Jauh lebih efisien dibanding pembangunan baru," katanya.
Sebelumnya, Pertamina menandatangani komitmen replikasi proyek Used Cooking Oil to Sustainable Aviation Fuel (USAF) yang dikembangkan di Kilang Cilacap, dan kini diperluas ke Kilang Dumai serta Balongan.
Direktur Utama KPI, Taufik Aditiyawarman, menegaskan bahwa proyek USAF merupakan langkah strategis Pertamina Group dalam mendorong transisi energi nasional menuju energi rendah karbon yang berkelanjutan.
"Project USAF adalah bukti nyata komitmen kami menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memperkuat portofolio energi hijau," ujar Taufik.
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa sikap tegas yang kerap dianggap sebagai keras kepala justru diperlukan dalam mengha
NASIONAL
JAKARTA Selebgram Clara Shinta menyampaikan pernyataan terbuka kepada publik setelah sebelumnya mengungkap dugaan perselingkuhan suaminy
ENTERTAINMENT
JAKARTA Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani, menanggapi rencana sejumlah simpul relawan Prabowo Subianto
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami praktik dugaan pemerasan dan pemotongan anggaran di Kejaksaan Negeri (Kejari)
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Koordinator Relawan Prabowo Digital Team (PRIDE), Anthony Leong, menegaskan legitimasi kekuasaan Presiden Prabowo Subianto
POLITIK
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku baru mengetahui adanya pembelian motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) yang
EKONOMI
MANDAILING NATAL Ribuan masyarakat Mandailing Natal menghadiri halalbihalal dan tabligh akbar yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pernyataan pendiri lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani, dan aktivis Islah Bahrawi terkait
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sejumlah tokoh masyarakat mendesak pembentukan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGPF) terkait kasus penyiraman air keras t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI, Soedeson Tandra, melontarkan kritik tajam terhadap Rancangan UndangUndang (RUU) Perampasan Aset yang
HUKUM DAN KRIMINAL