Makna Spiritual Idul Fitri: Jangan Hanya Pakaian Baru dan Hidangan, Lakukan Muhasabah
BANDA ACEH Mudir Pondok Tahfizd Ihya&039ul Qur&039an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya
AGAMA
KALSEL -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menjadwalkan pemanggilan ulang kepada mantan Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor alias Paman Birin pada Jumat, 22 November 2024. Namun hingga saat ini, belum ada tanda-tanda kedatangan Paman Birin di Gedung Merah Putih KPK di Kuningan, Jakarta Selatan.
Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, menyatakan bahwa pihaknya belum menerima konfirmasi baik mengenai ketidakhadiran Paman Birin ataupun alasan yang disampaikan. “Hingga saat ini, yang bersangkutan belum terindikasi hadir maupun menyampaikan ketidakhadirannya,” kata Tessa di Gedung KPK, Jumat, 22 November 2024.
Pemanggilan Paman Birin terkait dengan kasus dugaan korupsi pemberian fee proyek di Kalimantan Selatan. Sebelumnya, Paman Birin juga telah mangkir dari panggilan KPK pada Senin, 18 November 2024, tanpa memberikan keterangan yang jelas mengenai ketidakhadirannya.
Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, mengingatkan agar Paman Birin dapat bersikap kooperatif dalam pemeriksaan. “Kami berharap Paman Birin datang dan memberikan keterangan yang jelas. Kalau memang tidak terlibat, sampaikan di penyidikan,” tegas Marwata.
Alex juga menambahkan bahwa pemanggilan saksi memiliki relevansi langsung dengan proses pembuktian kasus rasuah yang sedang diusut. “Penyidik yang memiliki kewenangan untuk melakukan upaya paksa jika yang bersangkutan tidak hadir. Keterangan saksi sangat penting dalam memastikan kebenaran dan keterlibatan pihak-pihak yang terlibat,” lanjutnya.
Sebelumnya, pada 18 November 2024, Paman Birin dijadwalkan untuk diperiksa terkait kasus dugaan korupsi, namun ia tidak memenuhi panggilan tanpa memberikan penjelasan yang memadai. KPK terus mengingatkan agar saksi yang dipanggil dapat memberi keterangan yang kooperatif agar proses hukum dapat berjalan dengan baik.
Dalam kasus ini, Paman Birin dianggap memiliki hubungan langsung dengan dugaan pemberian fee proyek yang tengah diselidiki oleh KPK, dan ketidakhadirannya menambah spekulasi mengenai peranannya dalam kasus tersebut. Pihak KPK menegaskan bahwa semua saksi yang dipanggil harus kooperatif agar kasus dapat terselesaikan sesuai hukum yang berlaku.
Pemeriksaan lanjutan terhadap Paman Birin diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai peranannya dalam kasus ini, yang pada akhirnya akan menentukan langkah hukum selanjutnya.
(N/014)
BANDA ACEH Mudir Pondok Tahfizd Ihya&039ul Qur&039an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya
AGAMA
BANDA ACEH Ribuan warga Banda Aceh dan sekitarnya memadati jalanjalan protokol kota untuk mengikuti Pawai Takbir Idul Fitri 1447 Hijria
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan masyarakat Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, memad
NASIONAL
MEDAN Memasuki hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah, Minggu (22/03/2026), Plaza Medan Fair dipadati pengunjung yang ingin menghabiskan wak
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama warga di Masjid Darussalam, Desa Simpang Empat
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, telah mencapai
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu, 21 Maret 2026. Kehadiran Pr
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan warga memadati Masjid Agung Al Abror, Padangsidimpuan, Sumatera Utara, untuk melaksanakan Salat Idul Fitri, Sabtu
NASIONAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau dikenal Mualem, membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada warga melalui timnya di Meuligo
NASIONAL
ACEH TAMIANG Menutup bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE, bersama Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavi
PEMERINTAHAN