BREAKING NEWS
Rabu, 14 Januari 2026

Haluan 100 Tahun Bali Diresmikan, Fokus pada Budaya, Alam, dan Kesejahteraan Masyarakat

Fira - Selasa, 23 Desember 2025 14:17 WIB
Haluan 100 Tahun Bali Diresmikan, Fokus pada Budaya, Alam, dan Kesejahteraan Masyarakat
Langkah ini dimulai dengan prosesi sakral di Pura Penataran Agung Besakih dan dikukuhkan melalui Peraturan Daerah sebagai pedoman pembangunan di seluruh kabupaten dan kota se-Bali. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DENPASAR, – Bali memulai babak baru perencanaan jangka panjang dengan ditetapkannya Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun Era 2025–2125.

Langkah ini dimulai dengan prosesi sakral di Pura Penataran Agung Besakih dan dikukuhkan melalui Peraturan Daerah sebagai pedoman pembangunan di seluruh kabupaten dan kota se-Bali.

Gubernur Bali, I Wayan Koster, menegaskan bahwa haluan pembangunan ini bukan sekadar dokumen administratif.

Baca Juga:

"Haluan ini bukan sekadar gagasan, tetapi sudah menjadi norma yang memberi arah, batas, dan kewajiban. Karena itu Bali memilih waktu pelaksanaan yang jelas, dimulai tahun 2025," ujarnya saat peresmian di Gedung Ksirarnawa, Denpasar, Senin (22/12).

Secara teknis, haluan ini menjadi dasar penyusunan RPJPD Semesta Berencana 2025–2045 dan RPJMD 2025–2029, sekaligus menjadi rujukan bagi visi misi kepala daerah hingga 2030.

Dengan demikian, pembangunan Bali diharapkan berjalan terpola, konsisten, dan tidak sporadis, sambil tetap memuliakan alam, budaya, dan nilai-nilai sosial.

Nilai Pancasila ditegaskan sebagai landasan idiil, dipadukan dengan kearifan lokal Bali, untuk memastikan pembangunan menyentuh aspek kesejahteraan masyarakat, pelestarian budaya, dan kelestarian lingkungan.

Koster menekankan, pembangunan Bali harus berangkat dari budaya lokal, karena di situlah nilai dan kekuatan ekonomi tumbuh.

Haluan pembangunan ini juga menekankan etika kolektif: menyingkirkan egoisme, menjaga alam, memuliakan manusia, serta mewariskan Bali yang utuh bagi generasi mendatang.

"Semua bergerak bersama, dalam satu kompas pembangunan yang sadar dan bertanggung jawab," ujar Koster.

Dengan pengukuhan ini, Bali menegaskan komitmen untuk membangun masa depan secara holistik—niskala dan sakala berjalan beriringan, untuk generasi yang belum lahir agar tetap menemukan Bali yang utuh, bermartabat, dan sejahtera.*

(dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wagub Sumut Surya Buka Musrenbang RKPD Pakpak Bharat, Tegaskan Lima Pilar Pembangunan Prioritas 2025–2029
DPRD Pematangsiantar Bahas Ranperda RPJPD 2025-2045, Wali Kota Susanti Absen
Rapat Paripurna DPRD Batu Bara, Jawaban Bupati Terhadap Pandangan Fraksi
Rapat Paripurna DPRD Batu Bara Bahas Nota Ranperda APBD 2023 dan RPJPD 2025-2045
Rapat Paripurna DPRD Batu Bara Bahas Pertanggungjawaban APBD 2023 dan RPJPD 2025-2045
Pemkab Humbahas Ikuti Rakornas Pengendalian Inflasi 2024
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru