BREAKING NEWS
Kamis, 05 Maret 2026

Gubernur Bali Buka Pasamuhan Agung SKHDN 2025, Tegaskan Dukungan kepada Sulinggih

Fira - Selasa, 30 Desember 2025 21:02 WIB
Gubernur Bali Buka Pasamuhan Agung SKHDN 2025, Tegaskan Dukungan kepada Sulinggih
Kegiatan dihadiri Dang Dira Rajya, Ida Shri Bhagawan Putra Natha Nawa Wangsa Pemayun, para sulinggih se-Bali dan Nusantara, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Bali, perwakilan DPRD Bali, Majelis Desa Adat, bendesa adat, serta kepala perangka
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DENPASARGubernur Bali, Wayan Koster, membuka secara resmi Pasamuhan Agung Sabha Kretha Hindu Dharma Nusantara (SKHDN) Pusat Tahun 2025.

Forum strategis ini menjadi wadah para sulinggih membahas arah kehidupan keumatan dan kebudayaan Bali berbasis ajaran Hindu dan kearifan lokal.

Kegiatan dihadiri Dang Dira Rajya (Ketua Umum SKHDN), Ida Shri Bhagawan Putra Natha Nawa Wangsa Pemayun, para sulinggih se-Bali dan Nusantara, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bali, perwakilan DPRD Bali, Majelis Desa Adat (MDA), bendesa adat, serta kepala perangkat daerah Provinsi Bali.

Baca Juga:

Dalam sambutannya, Koster menekankan pentingnya peran sulinggih.

"Dedikasi para sulinggih secara niskala sangat luar biasa. Selama ini kebijakan kita masih kurang berpijak pada sulinggih, padahal yang senantiasa mendoakan Bali adalah para sulinggih," ujarnya.

Gubernur menegaskan, pemerintah ingin merumuskan kebijakan dan program yang nyata berpihak pada sulinggih, termasuk layanan kesehatan dan pendidikan.

Sulinggih yang membutuhkan pelayanan medis harus mendapatkan layanan prima, sedangkan cucu sulinggih yang kurang mampu akan dibantu pendidikannya hingga jenjang sarjana melalui APBD.

"Harus ada keberpihakan nyata pemerintah kepada sulinggih sebagai wujud bakti dan penghormatan atas tugas suci yang dijalankan," tambah Koster.

Koster juga mengingatkan bahwa seluruh kebijakan ini sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, membangun kehidupan Krama Bali yang bahagia secara sekala dan niskala.

Nilai kearifan lokal seperti Atma Kerthi, Segara Kerthi, Jana Kerthi, Danu Kerthi, Wana Kerthi, dan Jagat Kerthi dijalankan masyarakat Bali secara niskala dan dibarengi tindakan nyata untuk pelestarian alam.

Selain itu, Pasamuhan Agung SKHDN diminta membahas isu strategis lain, termasuk kalender Bali dan pelaksanaan Hari Raya Nyepi agar kembali berpijak pada lontar dan warisan leluhur.

Menutup sambutannya, Gubernur memohon doa dan tuntunan sulinggih agar dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya selalu berada di jalan yang benar.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Gubernur Koster: Bali Punya Kalender Sendiri, Satu Bulan 35 Hari
Peringati 21 Tahun Tsunami, Aceh Gelar Doa Bersama Korban Banjir dan Longsor
Pesamuhan Agung V MDA Bali Digelar di Bedulu, Aparat Gabungan Amankan Kegiatan
Medan Siaga! Forkopimda Kerahkan Ratusan Personel Amankan Natal dan Tahun Baru
Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun Resmi Dimulai, Koster Gelar Matur Piuning
Jelang Perayaan Nataru, Bupati Batu Bara Tinjau Ketersediaan Bahan Pokok, BBM, Elpiji dan Pospam
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru