Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap menerima LHP Kinerja ketahanan pangan Semester II TA 2025 dari Kepala BPK RI Perwakilan Sumut di Auditorium BPK Medan, Jumat (30/1/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Ia memastikan pemerintah daerah berkomitmen menindaklanjuti seluruh rekomendasi BPK secara serius, terukur, dan berkelanjutan.
"Kami paham hasil pemeriksaan ini memuat berbagai temuan, catatan, dan rekomendasi yang konstruktif. Pemprov Sumut berkomitmen penuh untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi BPK RI secara serius, terukur, dan berkelanjutan," kata Sulaiman di Auditorium BPK RI Perwakilan Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Jumat (30/1).
Untuk memperkuat capaian tersebut, Sulaiman menyebutkan ada empat fokus utama pembenahan ke depan: penguatan sistem informasi dan neraca pangan, penyempurnaan perencanaan pangan, peningkatan efektivitas program, dan penguatan cadangan pangan.
Targetnya, tersedianya data ketahanan pangan, regulasi yang memadai, perencanaan yang lebih efektif, serta terpenuhinya kebutuhan pangan masyarakat dengan mutu baik dan harga terjangkau.
Sementara itu, Kepala BPK Perwakilan Sumut Paula Henry Simatupang menjelaskan, LHP Kinerja bertujuan memberikan masukan sekaligus mengevaluasi dampak nyata program dan kebijakan daerah.
Tahun 2025–2026, ketahanan pangan dan peningkatan SDM menjadi fokus pemeriksaan karena masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).
Selain Pemprov Sumut, BPK RI juga menyerahkan LHP Kinerja terkait penanganan tuberkulosis (TBC) kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng), diterima langsung oleh Bupati Masinton Pasaribu.
Acara penyerahan LHP ini dihadiri Wakil Ketua DPRD Sumut Sutarto dan Ihwan Ritonga, Wakil Ketua DPRD Tapteng Disman Sihombing, jajaran pejabat BPK, serta OPD terkait di lingkungan Pemprov Sumut dan Pemkab Tapteng.*