Makna Spiritual Idul Fitri: Jangan Hanya Pakaian Baru dan Hidangan, Lakukan Muhasabah
BANDA ACEH Mudir Pondok Tahfizd Ihya&039ul Qur&039an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya
AGAMA
BANDAR LAMPUNG – Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggabungkan delapan desa di Kabupaten Lampung Selatan ke wilayah Kota Bandar Lampung menuai sorotan.
Desa-desa yang masuk rencana itu antara lain Purwotani, Margorejo, Sinar Rejeki, Margomulyo, Margodadi, Gedung Agung, Gedung Harapan, dan Banjar Agung.
Alih-alih dianggap untuk kepentingan masyarakat, kebijakan ini memunculkan pertanyaan dari Jaringan Penggiat Sosial Indonesia (JPSI).Baca Juga:
Ketua JPSI, Ichwan, menilai ada kejanggalan dalam penentuan wilayah tersebut.
"Kenapa delapan desa itu melompati desa perbatasan? Ada kepentingan apa ini?" kata Ichwan kepada wartawan, Sabtu (31/1/2026).
Sorotan JPSI tertuju pada Desa Sabah Balau, yang secara geografis lebih dekat dengan Kota Bandar Lampung, namun tidak masuk dalam rencana penggabungan.
Ichwan menilai langkah ini tidak logis, karena desa-desa yang dipilih justru berada lebih jauh dan melewati desa perbatasan.
Tokoh pemuda Desa Sabah Balau, Arif Gunawan, juga mempertanyakan keputusan Pemprov Lampung.
"Awalnya kami gembira dengan kabar rencana ini. Kami berharap Pemprov mendengar suara warga, namun kenyataannya berbeda jauh dari harapan," ujarnya.
Menurut Arif, warga Sabah Balau berharap dapat bergabung dengan Kota Bandar Lampung agar lebih mudah mengurus administrasi kependudukan dan perizinan.
"Lokasi kami dekat dengan Sukarame, Kota Bandar Lampung. Banyak perumahan dan pertokoan sudah berkembang di sini. Akses ke kelurahan, rumah sakit, dan sekolah akan lebih mudah," ungkapnya.
Arif menyayangkan sikap Pemprov Lampung yang terkesan tebang pilih dalam menentukan wilayah perbatasan.
BANDA ACEH Mudir Pondok Tahfizd Ihya&039ul Qur&039an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya
AGAMA
BANDA ACEH Ribuan warga Banda Aceh dan sekitarnya memadati jalanjalan protokol kota untuk mengikuti Pawai Takbir Idul Fitri 1447 Hijria
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan masyarakat Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, memad
NASIONAL
MEDAN Memasuki hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah, Minggu (22/03/2026), Plaza Medan Fair dipadati pengunjung yang ingin menghabiskan wak
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama warga di Masjid Darussalam, Desa Simpang Empat
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, telah mencapai
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu, 21 Maret 2026. Kehadiran Pr
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan warga memadati Masjid Agung Al Abror, Padangsidimpuan, Sumatera Utara, untuk melaksanakan Salat Idul Fitri, Sabtu
NASIONAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau dikenal Mualem, membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada warga melalui timnya di Meuligo
NASIONAL
ACEH TAMIANG Menutup bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE, bersama Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavi
PEMERINTAHAN