Sambut Ramadhan, Kak Na dan TP PKK Aceh Bagikan Sapi Meugang serta Bahan Pangan untuk Warga
ACEH UTARA Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir, didampingi Staf Ahli TP PKK Aceh, Mukarramah Fadhlullah, menyerahkan bantuan tiga ekor sap
NASIONAL
PEMATANGSIANTAR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pematangsiantar meminta pemerintah kota segera menyusun program perlindungan dan pemberdayaan penyandang disabilitas secara terstruktur.
Permintaan ini mencuat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), Kamis (5/2/2026).
Minimnya akses ruang publik yang ramah disabilitas, keterbatasan fasilitas umum, hingga ketiadaan data resmi penyandang disabilitas menjadi sorotan utama dalam rapat tersebut.Baca Juga:
Anggota Komisi I DPRD, Tigor Harahap, mempertanyakan absennya data jumlah dan kondisi penyandang disabilitas yang seharusnya menjadi dasar penyusunan kebijakan.
"Tanpa data, bagaimana kita bicara peningkatan kualitas ruang publik jika kita tidak tahu berapa jumlah dan bagaimana kondisi penyandang disabilitas," kata Tigor.
Ia menambahkan, persoalan aksesibilitas juga berkaitan dengan kondisi trotoar dan fasilitas umum yang banyak rusak atau beralih fungsi.
Kondisi tersebut dinilai semakin mempersulit penyandang disabilitas untuk beraktivitas di ruang publik.
Anggota Komisi I lainnya, Imanoel Lingga, menyoroti pembangunan gedung-gedung pemerintahan yang dinilai belum ramah disabilitas.
"Banyak kantor pemerintah tidak menyediakan fasilitas untuk disabilitas, termasuk kantor DPRD sendiri," ujarnya.
Sementara itu, Ilhamsyah Sinaga menegaskan bahwa hak penyandang disabilitas telah dijamin undang-undang, termasuk kewajiban pemerintah mempekerjakan minimal dua persen ASN dari kelompok disabilitas.
Namun, menurutnya, penerapan aturan tersebut di Pematangsiantar masih lemah.
Ia juga mengkritik ketiadaan panti rehabilitasi milik pemerintah daerah yang membuat penyandang disabilitas bergantung pada lembaga swasta.
"Pemko perlu inovasi agar kota ini tidak terlihat maju secara fisik, tetapi abai pada warganya yang paling membutuhkan perlindungan," kata Ilhamsyah.
Terpisah, Tenaga Ahli Komisi I DPRD Pematangsiantar, Ridwan Damanik, menekankan pentingnya penyusunan program perlindungan dan pemberdayaan penyandang disabilitas agar dapat diakomodasi dalam perencanaan dan penganggaran daerah.*
(mi/dh)
ACEH UTARA Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir, didampingi Staf Ahli TP PKK Aceh, Mukarramah Fadhlullah, menyerahkan bantuan tiga ekor sap
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan respons terkait rencana penyelesaian utang proyek kereta cepat JakartaBandung
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan, ia lebih khawatir terhadap birokrat yang korup daripada sosok gaib seperti kuntilanak. Per
POLITIK
DELI SERDANG Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menerima bantuan stimulan perbaikan rumah rusak akibat bencana hidrometeorologi dari peme
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menekankan pentingnya peran pemuda dalam pembangunan. Pemuda harus mampu berpikir kriti
NASIONAL
MEDAN Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut), Harli Siregar, membuka secara resmi Kejuaraan Karate Kajatisu Cup II Tahun
OLAHRAGA
NIAS SELATAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, memimpin kegiatan Gerakan Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) di Pantai Sorake, K
PARIWISATA
BATUBARA Dugaan Korupsi di Dinas Koperasi dan UKM Kab. Batu Bara T.A 2025 terkait Belanja Kepada Pihak Ketiga dalam program Bimbingan Te
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Direktur Utama Perumda Tirtanadi melakukan pemantauan langsung ke lokasi pemasangan meteran air di Pasar Tavip, Kota Binjai, Juma
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memimpin rapat pembahasan Redesign Medan Zoo di Balai Kota Medan, Jumat (13/2/2026), s
PEMERINTAHAN