BREAKING NEWS
Senin, 02 Maret 2026

Bupati Simalungun Hadiri Pesta Parerean, Tugu Tambak Op Bima Sinaga Jadi Simbol Persatuan Keluarga

Azryn Marida - Senin, 02 Maret 2026 12:48 WIB
Bupati Simalungun Hadiri Pesta Parerean, Tugu Tambak Op Bima Sinaga Jadi Simbol Persatuan Keluarga
Bupati Simalungun Dr H Anton Achmad Saragih hadiri Pesta Parerean/Tugu Tambak Pomparan Op Bima Sinaga di Nagori Saribuasi, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Sabtu (28/2/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SIMALUNGUN Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, menghadiri secara langsung Pesta Parerean/Tugu Tambak Pomparan Op Bima Sinaga di Nagori Saribuasi, Kecamatan Hatonduhan, Sabtu (28/2).

Kehadiran Bupati menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah dalam melestarikan adat budaya dan memperkuat ikatan kekeluargaan masyarakat Simalungun.

Acara diwarnai prosesi adat manomu-nomu, tradisi khas Batak sebagai simbol penghormatan dan penerimaan tamu kehormatan.

Baca Juga:

Bupati Anton Saragih turut bersalaman dan berinteraksi langsung dengan keluarga besar Pomparan Op Bima Sinaga, menegaskan pentingnya gotong royong dan persaudaraan antarwarga.

Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa tugu tambak bukan sekadar simbol fisik, melainkan pengingat sejarah keluarga yang memiliki nilai filosofis bagi generasi penerus.

"Tugu ini menjadi pengingat dan warisan sejarah bagi anak cucu kita tentang jati diri serta asal-usul keluarga. Nilai adat dan budaya harus terus dijaga sebagai kekuatan sosial yang mempersatukan masyarakat," ujarnya.


Bupati juga memberikan ulos kepada keluarga besar Bona Uli Rajaguguk sebagai tanda penghormatan dan simbol kasih sayang dalam tradisi Batak.

Prosesi ini mendapat sambutan hangat dari keluarga serta masyarakat yang hadir, menandakan kuatnya nilai kekeluargaan dan budaya yang masih hidup di tengah masyarakat Simalungun.

Turut hadir mendampingi Bupati, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, Ketua DPRD Simalungun Sugiarto, Tuan Guru Batak Ahmad Sabban el-Rahmaniy Rajaguguk, serta perwakilan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen menjaga budaya Simalungun agar lestari.

Acara ini tidak hanya menjadi momen perayaan budaya, tetapi juga sarana edukasi nilai sejarah dan adat kepada generasi muda, sekaligus memperkuat semangat persatuan di tengah modernisasi.*

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru