BREAKING NEWS
Rabu, 01 April 2026

Wali Kota Medan Hadirkan Perlindungan Nyata Bagi Pekerja Rentan Melalui BPJS Ketenagakerjaan

Abyadi Siregar - Selasa, 31 Maret 2026 18:44 WIB
Wali Kota Medan Hadirkan Perlindungan Nyata Bagi Pekerja Rentan Melalui BPJS Ketenagakerjaan
Maria Sitanggang, seorang ahli waris dari almarhum Polman, seorang pekerja yang mengalami kecelakaan kerja. (foto: Dok. Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Program ini tidak hanya memberikan perlindungan kepada pekerja formal, tetapi juga memperluas cakupan perlindungan bagi pekerja sektor informal atau pekerja rentan.

Dengan partisipasi aktif masyarakat dan koordinasi dengan Kepala Lingkungan (Kepling), Pemerintah Kota Medan terus memperluas jangkauan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, berharap bahwa program ini akan memberikan dampak positif yang lebih luas dan memastikan setiap warga Medan dapat merasakan manfaat dari perlindungan jaminan sosial tersebut, tanpa terkecuali.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap warga, terutama yang bekerja di sektor rentan, mendapatkan perlindungan yang layak. Dengan hadirnya BPJS Ketenagakerjaan, warga Medan bisa merasa lebih aman dan terlindungi dalam menghadapi risiko kerja," ungkap Rico.

Melalui langkah strategis ini, Kota Medan diharapkan dapat menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia dalam hal peningkatan perlindungan sosial dan jaminan kesejahteraan bagi pekerja rentan.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Cegah Banjir, Pemko Medan Pertimbangkan Pembelian Lahan Dana Pensiun Bank Sumut untuk Kawasan Resapan Air
Zulhas Ajak Masyarakat Indonesia Bersyukur Punya Presiden Prabowo: Gagasan yang Dulu Diragukan Kini Mulai Terbukti
Ibu di Medan Digugat Anak Sendiri, Ini Kasusnya
Wamenkop Farida Farichah Apresiasi Kinerja Koperasi TCI dalam Pemberdayaan Ekonomi Rakyat
Revitalisasi Stadion Teladan Medan Hampir Selesai, Siap Menjadi Tuan Rumah Piala AFF U-19 2026!
Harga Cabai Merah Anjlok Pascalibur Lebaran 2026, Pengamat Ekonomi Sumut Ungkap Tiga Penyebab Utama
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru