Ia menilai Paskah bukan hanya perayaan keagamaan, tetapi juga momentum memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk.
"Perayaan ini perlu dipersiapkan secara maksimal, baik dari sisi konsep maupun fasilitas," ujar Rico.
Ia meminta panitia memastikan lokasi pelaksanaan representatif dan mampu menampung jumlah jemaat yang besar agar kegiatan berjalan tertib dan khidmat.
Selain itu, ia membuka ruang bagi panitia untuk menghadirkan unsur hiburan guna memperkaya suasana acara, selama tetap memperhatikan nilai religius dan kemampuan anggaran.
Ketua Panitia Paskah Kota Medan Wandro Abadi Agnellus Malau mengatakan pihaknya tengah mematangkan sejumlah opsi lokasi, di antaranya Pardede Hall dan Medan International Convention Center, yang dinilai memiliki kapasitas memadai hingga sekitar 5.000 orang.
Ia menambahkan, perayaan Paskah direncanakan berlangsung pada akhir April 2026, dengan mempertimbangkan kesiapan teknis dan ketersediaan tempat.
Pemerintah Kota Medan berharap perayaan ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga menjadi simbol harmoni dan toleransi antarumat beragama di kota tersebut.*
(dh)
Editor
: Adelia Syafitri
Pemko Medan Dukung Paskah 2026, Tekankan Nilai Religius dan Kebersamaan