BREAKING NEWS
Selasa, 11 Agustus 2026

Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan PLTS, Fokus Kurangi Ketergantungan Pembangkit Diesel Nasional

- Selasa, 21 April 2026 21:52 WIB
Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan PLTS, Fokus Kurangi Ketergantungan Pembangkit Diesel Nasional
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan percepatan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai bagian dari strategi transisi energi nasional. Fokus utama kebijakan ini adalah mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap pembangkit listrik berbasis diesel.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan, Presiden Prabowo secara langsung meminta percepatan realisasi program tersebut, terutama pada pembangkit listrik yang masih menggunakan bahan bakar diesel.

"Jadi Bapak Presiden menanyakan perkembangannya dan meminta itu untuk dipercepat, terutama untuk yang diesel," ujar Brian di Istana Kepresidenan, Selasa (21/4/2026).

Baca Juga:

Dalam rapat yang melibatkan PLN, Kementerian ESDM, Danantara, serta sejumlah perguruan tinggi dan pakar energi, pemerintah menargetkan pengurangan signifikan penggunaan pembangkit diesel dalam waktu dekat.

"Ditargetkan tahun ini 10 gigawatt dari pembangkit diesel bisa dikurangi," jelasnya.

Selain pengurangan diesel, pemerintah juga mendorong penambahan kapasitas energi baru melalui PLTS. Berdasarkan hasil kajian lintas lembaga, potensi instalasi PLTS dalam waktu dekat diperkirakan mencapai 17 gigawatt, dengan tambahan sekitar 7 gigawatt dari pengembangan lanjutan.

"Kira-kira 17 Giga bisa dilakukan instalasi PLTS berdasarkan perhitungan bersama Kementerian ESDM, PLN, Danantara, dan perguruan tinggi," kata Brian.

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan di lapangan akan sepenuhnya diatur oleh PLN sebagai pelaksana utama program, termasuk penentuan lokasi pembangunan PLTS di berbagai wilayah.

"Lokasinya nanti semua dari PLN yang berperan sebagai implementator," pungkasnya.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat transisi energi Indonesia menuju sumber energi yang lebih bersih, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.*

(mt/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Harga Daging Ayam dan Sapi di Sumut Turun di Awal Pekan, Ini Daftar Lengkap Per Wilayah dan Penyebabnya
Bahlil Umumkan Gas Raksasa di Kaltim, Produksi 2028 dan Perkuat Ketahanan Energi RI
Harga LPG 12 Kg dan 5,5 Kg Naik, Bahlil: Hanya Sementara Ikuti Harga Dunia
INALUM Salurkan Bantuan CSR di Kawasan Operasional Paritohan, Fokus Pendidikan hingga Energi Terbarukan
Harga BBM Nonsubsidi Naik, Ini Kata Bahlil
Harga BBM Nonsubsidi Naik Saat Minyak Dunia Turun, Pertamina dan ESDM Buka Suara
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru