BREAKING NEWS
Sabtu, 25 April 2026

Bobby Nasution Gandeng YCKI Dorong Ekonomi Hijau dan Biru di Sumut, Fokus Keberlanjutan Lingkungan

Abyadi Siregar - Jumat, 24 April 2026 21:11 WIB
Bobby Nasution Gandeng YCKI Dorong Ekonomi Hijau dan Biru di Sumut, Fokus Keberlanjutan Lingkungan
Gubernur Sumut, Bobby Nasution menerima audiensi Yayasan Konservasi Cakrawala Indonesia di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman No. 41, Medan, Jum'at (24/4/2026). (Foto: DISKOMINFO Sumut / Imam Syahputra)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menjalin kolaborasi dengan Yayasan Konservasi Cakrawala Indonesia (YCKI) untuk memperkuat pengembangan ekonomi hijau dan ekonomi biru di wilayah Sumatera Utara.

Langkah ini menjadi bagian dari program prioritas Pemprov Sumut yang menitikberatkan pada pembangunan berkelanjutan berbasis lingkungan dan pemanfaatan sumber daya alam secara bijak.

Bobby mengatakan, pengembangan ekonomi hijau dan biru tidak hanya berdampak bagi Sumatera Utara, tetapi juga memiliki kontribusi terhadap pembangunan nasional hingga global.

Baca Juga:

"Tujuan yang kita lakukan sangat baik, bukan hanya untuk Sumut, tetapi juga secara nasional dan internasional," kata Bobby Nasution saat menerima audiensi YCKI di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Jumat (24/4/2026).

Ia menjelaskan, ekonomi hijau berfokus pada pengembangan energi terbarukan, industri berkelanjutan, serta teknologi ramah lingkungan. Sementara ekonomi biru menitikberatkan pada sektor kelautan dan perikanan, termasuk konservasi laut dan pemanfaatan sumber daya air secara berkelanjutan.

Menurut Bobby, tantangan utama pembangunan saat ini adalah menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam dan kelestarian lingkungan.

"Pemerintah harus hadir memastikan aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa merusak lingkungan, baik hutan, hewan, maupun manusia," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Presiden Program YCKI Fitri Hasibuan menyampaikan bahwa pihaknya telah lama terlibat dalam program konservasi, termasuk membantu pembentukan Taman Nasional Batang Gadis sejak tahun 2000.

YCKI juga telah mendampingi sekitar 800 petani sawit untuk mendapatkan sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) sebagai bentuk praktik perkebunan berkelanjutan.

"Tahun depan kita targetkan membantu 2.000 petani mendapatkan sertifikasi RSPO, serta pemulihan ekosistem hingga 1.000 hektare," kata Fitri.

Pertemuan tersebut turut dihadiri perwakilan lembaga konservasi, OPD Pemprov Sumut, serta para pemerhati lingkungan.*

(dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Polda Bali Gelar Jumat Curhat di Benoa, Edukasi Nelayan dan Pelaku Watersport soal Hukum dan Keamanan
Presiden Targetkan 500 Rumah Sakit Berkualitas Dibangun dalam Empat Tahun
Insiden Kecelakaan Warnai Mandalika Racing Series 2025, Tujuh Pembalap Terjatuh
Erspo Resmi Luncurkan Jersey Suporter Timnas Indonesia dengan Harga Terjangkau!
Erspo Siap Rilis Jersi Tandang Baru Timnas Indonesia
RS Polri Gelar Rekonsiliasi untuk Identifikasi 14 Kantong Jenazah Korban Kebakaran Glodok Plaza
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru