Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
TANJUNGBALAI – Suasana haru dan khidmat menyelimuti pelepasan 131 Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Tanjungbalai yang diberangkatkan menuju Asrama Haji Medan, Sabtu (2/5/2026) malam.
Pelepasan dilakukan langsung oleh Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, bersama unsur Forkopimda di Alun-alun Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah.
Sebanyak 130 jemaah reguler ditambah 1 orang Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) Provinsi Sumatera Utara tergabung dalam Kloter 11 tahun 2026/1447 Hijriah.
Baca Juga:
Rombongan diberangkatkan menggunakan empat unit bus dengan pengawalan ketat dari Polres Tanjungbalai, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta didampingi dua unit ambulans guna memastikan keamanan dan kesehatan para jemaah selama perjalanan.
Dalam sambutannya, Mahyaruddin Salim menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang penuh makna.
"Ibadah haji adalah rukun Islam kelima yang menjadi dambaan setiap umat Muslim. Perjalanan ini membutuhkan kesiapan mental, fisik, serta keikhlasan hati," ujarnya di hadapan para jemaah.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tanjungbalai dalam mendukung pembangunan berbasis keagamaan.
Berbagai program terus didorong, mulai dari peningkatan kegiatan religius, dukungan terhadap rumah ibadah, hingga pembinaan generasi muda yang berakhlak.
"Kami berharap Kota Tanjungbalai menjadi kota yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan," tambahnya.
Wali kota turut berpesan kepada pihak penyelenggara, termasuk Kementerian Haji dan Umrah, agar memberikan pelayanan maksimal kepada para jemaah, mulai dari pendampingan petugas profesional, layanan kesehatan siaga, hingga fasilitas akomodasi dan transportasi yang layak.
Selain itu, para jemaah diimbau untuk menjaga kesehatan, kekompakan, serta nama baik daerah selama berada di Tanah Suci, baik di Madinah maupun Makkah.
"Kami semua mendoakan agar bapak dan ibu kembali ke tanah air dengan selamat serta meraih haji yang mabrur," ucapnya penuh harap.
Secara khusus, Wali Kota juga memberikan arahan kepada petugas TPHI agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, tulus, dan amanah, serta memberikan perhatian ekstra kepada jemaah yang membutuhkan bantuan.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Abdullah Syadad, dalam laporannya menyampaikan adanya perubahan jumlah jemaah menjelang keberangkatan.
Dari total awal 133 orang, berkurang menjadi 130 orang karena satu jemaah meninggal dunia dan dua lainnya batal berangkat akibat kondisi kesehatan.
Dalam data manifest, Solehuddin Sinambela tercatat sebagai jemaah termuda dengan usia 30 tahun, sementara Ahmad bin Nulin menjadi jemaah tertua dengan usia 84 tahun.
Sesuai jadwal, rombongan dijadwalkan tiba di Asrama Haji Medan pada Minggu (3/5/2026) pukul 09.20 WIB.
Selanjutnya, para jemaah akan bertolak dari Bandara Internasional Kualanamu menuju Bandara Amir Muhammad di Madinah pada Senin pagi, 4 Mei 2026.
Keberangkatan ini menjadi momen penuh doa dan harapan, tidak hanya bagi para jemaah, tetapi juga seluruh masyarakat Tanjungbalai yang turut mengiringi langkah mereka menuju Tanah Suci.*
(ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.