Buka Puasa Bersama Konsulat Jenderal India, Promosikan Kerja Sama Lintas Sektor dengan Indonesia
MEDAN Konsulat Jenderal India di Medan menggelar buka puasa bersama sekaligus interaksi media pada 17 Maret 2026, yang menjadi momentum
NASIONAL
JAKARTA -Kasus pemecatan tidak hormat terhadap Ipda Rudy Soik oleh Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mencuri perhatian publik. Anggota Komisi III DPR, Nasir Djamil, memberikan tanggapannya dalam rapat kerja bersama Komisi III di Gedung DPR, Senin (28/10). Rudy dipecat terkait kesalahan dalam penanganan kasus dugaan mafia bahan bakar minyak (BBM) dan sejumlah pelanggaran lainnya.
Nasir mengingatkan pernyataan Kapolri yang menyatakan bahwa “ikan busuk berasal dari kepala,” sebuah ungkapan yang juga disampaikan oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto pada sidang MPR 1 Oktober 2024. “Kalimat itu sangat relevan dalam konteks ini,” ujar Nasir. Ia menekankan pentingnya dukungan terhadap anggota kepolisian yang berupaya memberantas praktik penimbunan BBM. “Jika Rudy berusaha membongkar mafia BBM di NTT, kita harus mendukungnya. Namun, jika sebaliknya terjadi, hal yang sama juga harus ditegakkan,” tambahnya.
Nasir menjelaskan bahwa kasus Rudy bukanlah hal baru di lingkungan Polri. Ia menceritakan pengalaman sebelumnya terkait oknum yang terlibat dalam praktik serupa. “Saya pernah menemukan kasus Bripda RY dan Kapolsek yang menggerebek mafia solar. Setelah Kapolsek diganti, ia mengklaim difitnah dan mengalami penahanan selama 30 hari tanpa bukti yang jelas,” kata Nasir, menunjukkan bahwa situasi ini menunjukkan pola yang berulang.
Politikus dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengingatkan bahwa pemecatan Rudy Soik perlu dikelola dengan bijak. “Jika tidak ditangani dengan baik, ini bisa merusak kepercayaan publik terhadap kepolisian. Ingat, gara-gara nila setitik, rusak susu sebelanga,” ungkapnya.
Nasir mengusulkan agar pimpinan Komisi III membentuk tim kecil untuk mencari solusi bagi Kapolri, guna mencegah terulangnya peristiwa serupa di masa mendatang. “Kami berharap langkah-langkah ini bisa meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam institusi kepolisian,” tegasnya.
Sebagai penutup, Nasir menyampaikan harapannya agar Polri dapat meningkatkan integritas dan profesionalisme anggotanya, demi menjaga kepercayaan masyarakat dan menghindari skandal di masa mendatang. “Kasus ini harus menjadi pelajaran berharga bagi kita semua,” pungkasnya.
Dengan sorotan ini, diharapkan ke depannya, langkah-langkah konkret dapat diambil untuk memperbaiki situasi yang ada dan membangun kembali kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
(N/014)
MEDAN Konsulat Jenderal India di Medan menggelar buka puasa bersama sekaligus interaksi media pada 17 Maret 2026, yang menjadi momentum
NASIONAL
BEKASI Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengungkapkan bahwa program mudik bersama yang digelar PT Indofood CBP Sukses Makmur,
NASIONAL
JAKARTA Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta memberikan kritik keras terhadap langkah yang diambil oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI)
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Empat oknum anggota TNI dari Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI yang diduga terlibat dalam insiden penyiraman air keras terhad
HUKUM DAN KRIMINAL
PADANGSIDIMPUAN Pemerintah Kota Padangsidimpuan menggelar silaturahmi Ramadhan 1447 Hijriah dengan insan pers di Aula MAN 2 Padangsidimp
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Muhammad Nasir, menyapa langsung para pemudik yang akan menuju Kota Sabang, di atas kapal mot
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menanggapi soal kelanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tetap dibagikan
NASIONAL
BINJAI Sebuah video yang menunjukkan penemuan mayat pria yang ditinggalkan begitu saja di depan Rumah Sakit OG, Kota Binjai, Sumatera Ut
PERISTIWA
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memberikan apresiasi tinggi terhadap program Mudik Gratis Presisi 2026 yang digelar ole
PEMERINTAHAN
MEDAN Di penghujung bulan suci Ramadan, Pemerintah Kota Medan menggelar acara buka puasa bersama yang mengusung tema kebersamaan dan kek
PEMERINTAHAN