BREAKING NEWS
Minggu, 09 Agustus 2026

Malam Minggu Bareng Warga Medan Tembung, Rico Waas Dengar Keluhan hingga Janjikan 30 Truk Sampah

Abyadi Siregar - Minggu, 09 Agustus 2026 09:54 WIB
Malam Minggu Bareng Warga Medan Tembung, Rico Waas Dengar Keluhan hingga Janjikan 30 Truk Sampah
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam kegiatan Sapa Warga yang digelar di Jalan Durung, Kelurahan Sidorejo, Medan Tembung pada Sabtu, 8 Agustus 2026. (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengisi malam minggu bersama warga Medan Tembung pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

Melalui kegiatan Sapa Warga yang digelar di Jalan Durung, Kelurahan Sidorejo, Rico Waas mendengarkan langsung berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat.

Dalam suasana santai dan terbuka, warga menyampaikan sejumlah persoalan di lingkungan mereka.

Baca Juga:

Keluhan tersebut mencakup drainase, kondisi jalan, lampu penerangan, pengangkutan sampah, keamanan lingkungan, administrasi kependudukan, hingga bantuan bagi lansia dan penyandang disabilitas.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdako Medan Citra Effendi Capah, Kepala Dinas SDABMBK Khairul Azmi, Kasatpol PP Muhammad Yunus, Kepala Dinas Perhubungan Irsan Idris Nasution, dan Camat Medan Tembung M. Idris.

Nova, warga Jalan Taduan Gang Buntu, menyampaikan kondisi drainase di wilayahnya yang telah dibangun sekitar 40 tahun lalu dan belum pernah diperbaiki.

Menurut dia, ukuran drainase yang kecil membuat air mudah meluap ketika hujan dan menggenangi permukiman warga.

Menanggapi keluhan tersebut, Rico Waas memastikan perbaikan drainase akan direalisasikan tahun ini.

Keluhan serupa disampaikan Benhard, warga Jalan Taduan.

Ia meminta perhatian pemerintah terhadap pengaspalan jalan, lampu penerangan, drainase, serta pengaktifan kembali poskamling.

Rico Waas kemudian meminta Camat Medan Tembung dan Kepala Dinas SDABMBK mengecek kondisi drainase serta jalan.

Ia juga meminta perbaikan lampu penerangan di Jalan Taduan dan Jalan Taut.


Rico mengingatkan masyarakat ikut menjaga kebersihan lingkungan.

Menurut dia, drainase yang tersumbat sampah dapat menyebabkan air meluap dan menimbulkan genangan.

Ia juga menargetkan poskamling kembali aktif.

Pemerintah kota, kata dia, akan mendorong penambahan anggaran tahun depan untuk membantu penyediaan peralatan poskamling.

Dalam kegiatan tersebut, Musa Simanjorang menyampaikan persoalan pelayanan administrasi kependudukan.

Menjawab aspirasi itu, Rico Waas menjelaskan bahwa pengurusan KTP dan kartu keluarga kini sudah dapat dilakukan di kecamatan.

Dengan demikian, masyarakat tidak perlu berulang kali datang ke kantor Disdukcapil.

Sementara itu, Gomgom Sinaga, warga Jalan Rela, meminta perhatian pemerintah terhadap kondisi jalan, drainase, lampu penerangan, serta bantuan bagi lansia dan penyandang disabilitas.

Rico memastikan Jalan Rela dan Jalan Keruntung akan dikerjakan tahun ini, termasuk pengaspalan dan pelebaran jalan. Lampu penerangan jalan juga akan dibenahi.

Untuk usulan bantuan sosial bagi lansia dan penyandang disabilitas, Rico meminta Dinas Sosial melakukan pengecekan.

Dalam persoalan layanan kesehatan, Rico mengingatkan masyarakat dapat menggunakan KTP untuk memperoleh layanan kesehatan sesuai program yang berlaku.

Ia juga menyampaikan Pemko Medan akan menggelar Gerakan Pangan Murah di 268 titik.

Program tersebut ditujukan untuk menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus mengantisipasi inflasi.

Niko Nadeak menyampaikan persoalan penyempitan jalan di kawasan Sering akibat bangunan yang menjorok ke badan jalan.

Ia juga mengeluhkan drainase Gang Sado yang belum tersambung.

Rico Waas meminta Kepala Dinas SDABMBK bersama lurah segera mengecek persoalan tersebut.

Clara, warga Gang Sado, menyampaikan kebutuhan tambahan ruang sekolah serta bantuan bagi gereja HKBP di Jalan Taduan.

Menanggapi aspirasi itu, Rico meminta pihak sekolah dan rumah ibadah yang membutuhkan bantuan mengajukan proposal agar dapat diproses sesuai ketentuan.

Sementara itu, H. Simanjuntak mengeluhkan drainase yang macet di Jalan Taut. Ia juga menyampaikan keterbatasan armada pengangkut sampah.

Rico Waas memastikan armada pengangkut sampah akan ditambah hingga 30 truk.

Ia meminta masyarakat ikut mengawasi pelayanan pengangkutan sampah di lapangan.

Menutup kegiatan Sapa Warga, Rico Waas meminta camat, lurah, dan kepala lingkungan menjadi pengayom masyarakat yang cepat merespons persoalan warga.

Ia juga mengajak masyarakat menyampaikan persoalan secara langsung agar pemerintah dapat segera menindaklanjutinya.

"Camat, lurah, kepling harus cepat. Masalah apa pun cepat tanggap. Kalau ada masalah, laporkan. Masyarakat juga sampaikan secara langsung," pesannya.

Rico menegaskan Pemko Medan akan terus membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.

Pemerintah, kata dia, akan memperbaiki berbagai hal yang masih menjadi kekurangan secara bersama-sama.

Menurut Rico, Sapa Warga menjadi ruang komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat.

"Yang masih kurang, mari kita perbaiki bersama. Ini malam minggu yang hangat. Malam mingguan bersama warga Medan Tembung. Setiap aspirasi yang disampaikan, kita tindak lanjuti," pungkasnya.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tari “Dayang Nan Tujuh” Bawa Kosmologi Melayu Deli ke Festival Bedhayan VI di Jakarta
Kopdes Merah Putih Dinilai Belum Sesuai Prinsip Koperasi, Pengamat: Demokratisnya di Mana?
LPPD Kota Binjai Masa Bakti 2026-2031 Resmi Dilantik, Wali Kota Amir Hamzah Tekankan Tiga Pilar Dakwah
Berpolitik Bukan Cari Enak
Mau Pinjam Rp100 Juta? Ini Tabel Cicilan KUR BRI 2026 dan Syaratnya
Hashim Djojohadikusumo Ungkap Kekhawatiran Investor soal Kebijakan Prabowo-Gibran
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru