BREAKING NEWS
Selasa, 06 Oktober 2026

Bukan Cuma Imunisasi! Rico Waas Kerahkan 7.668 Kader Posyandu Medan Sisir 6 Pelayanan Dasar Warga

Abyadi Siregar - Senin, 05 Oktober 2026 23:01 WIB
Bukan Cuma Imunisasi! Rico Waas Kerahkan 7.668 Kader Posyandu Medan Sisir 6 Pelayanan Dasar Warga
Rapat Konsolidasi Penguatan Tata Kelola Posyandu 6 SPM yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Senin (5/10/2026). (Foto: Dinas Kominfo Kota Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN - Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kota Medan kini diarahkan tidak hanya menangani layanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga menjadi bagian dari pelayanan dasar masyarakat melalui konsep Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Transformasi tersebut dibahas dalam Rapat Konsolidasi Penguatan Tata Kelola Posyandu 6 SPM yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Senin (5/10/2026). Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menilai Posyandu memiliki peran strategis untuk membantu pemerintah mendeteksi berbagai persoalan warga di tingkat lingkungan.

Rico mengatakan cakupan Posyandu kini meliputi enam bidang pelayanan dasar, yakni kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan bidang sosial.

Baca Juga:

"Jangan dianggap Posyandu hanya untuk imunisasi atau kesehatan ibu dan anak. Posyandu masa kini adalah program yang sangat luas dan menjadi motor penggerak untuk membantu pekerjaan pemerintah," ujar Rico.

Menurut Rico, Kota Medan saat ini memiliki 7.668 kader Posyandu. Para kader tersebut diharapkan menjadi mata dan telinga pemerintah dalam menangkap berbagai persoalan masyarakat secara cepat dari tingkat lingkungan.

Rico mengatakan kader dapat membantu mendeteksi sejumlah persoalan, seperti anak putus sekolah, rumah tidak layak huni (RTLH) hingga keterbatasan akses air bersih.

Temuan dari kader kemudian diminta tidak berhenti sebagai laporan. Rico menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait segera menindaklanjuti setiap persoalan yang ditemukan di lapangan.

Pemko Medan juga menyiapkan sejumlah langkah untuk memperkuat sistem tersebut. Di antaranya melalui sistem pelaporan sederhana, aplikasi atau sistem rekapitulasi berbasis enam kategori pelayanan serta pembagian tugas yang lebih spesifik bagi para kader.

Pembagian tugas tersebut diharapkan membuat kader tidak harus menangani seluruh persoalan sekaligus, tetapi dapat fokus pada bidang tertentu sehingga pelaksanaan tugas lebih efektif.

Sementara itu, Ketua Pembina Posyandu Kota Medan Ny Airin Rico Waas menekankan pentingnya pertemuan lintas OPD untuk menyamakan pemahaman mengenai konsep baru Posyandu 6 SPM.

Airin juga mengusulkan adanya sekretariat atau pos pengaduan Posyandu 6 SPM yang dapat digunakan masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan terkait pelayanan dasar.

Rapat tersebut turut dihadiri Pj Ketua DWP Kota Medan Ny. Fahriatun Nisa Erfin Fachrurrazi serta sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sasar Bumil Hingga Balita Wawako Tanjungbalai Turun Langsung Cek Kualitas MBG demi Tekan Stunting
TP PKK Simalungun Evaluasi Kinerja dan Siapkan Nagori Percontohan 2027, Darmawati Anton Achmad Saragih: Jangan Kendur, Tetap Semangat
Dorong Pelayanan Kesehatan Ibu-Anak, Ketua TP-Posyandu Labusel Turun Gunung Bina Kader di Torgamba
TMMD ke-130 di Labusel Dimulai Oktober, Bupati Fery: Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
20 Warga Tanjungbalai Dapat Bantuan Bedah Rumah, Masing-Masing Rp30 Juta
Dedikasi 20 Tahun hingga Prestasi di Jambore, Kader Posyandu Asahan Terima Penghargaan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru