Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bener Meriah Salurkan Bantuan Sosial dan Santunan Anak Yatim
BENER MERIAH Polres Bener Meriah menyalurkan bantuan sosial berupa 50 paket sembako serta santunan kepada anak yatim dalam rangka menyam
NASIONAL
JABAR -Menjelang hari pertama pendaftaran calon kepala daerah di Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 27 Agustus 2024, dinamika politik Pilkada serentak kian memanas. Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus, yang sebelumnya dikenal sebagai gabungan partai-partai besar, kini menunjukkan perpecahan di beberapa daerah, meskipun mereka tetap solid di beberapa lokasi kunci.
Perpecahan di Jawa Barat dan BantenDi Jawa Barat, perpecahan tampak jelas. PKS dan NasDem, yang merupakan bagian dari KIM, memilih untuk mengusung calon gubernur mereka sendiri. Keputusan ini mencerminkan pergeseran dalam koalisi, di mana PKS dan NasDem tidak melanjutkan dukungan kepada calon dari KIM di wilayah tersebut. Sebaliknya, di Banten, kader Golkar, Airin Rachmi Diany, maju dalam Pilgub Banten dengan dukungan dari PDIP. Sementara Golkar sendiri lebih memilih untuk mendukung pasangan Andra Soni-Dimyati Natakusumah, yang menunjukkan adanya ketidaksepakatan internal dalam koalisi tersebut.
Jakarta: KIM Plus Tetap SolidDi Jakarta, situasi berbeda. KIM Plus tetap solid dalam mendukung Ridwan Kamil dan Suswono untuk Pilgub Jakarta. Keputusan ini menunjukkan adanya konsistensi di tingkat pusat meskipun di daerah lain terdapat dinamika yang berbeda. Ridwan Kamil, yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, dipandang sebagai calon kuat untuk Jakarta, dan koalisi KIM Plus tampaknya berkomitmen penuh untuk kemenangan mereka di ibu kota.
Sumatera Utara: Koalisi Mengusung Bobby Nasution-SuryaDi Sumatera Utara, KIM Plus mengusung pasangan Bobby Nasution dan Surya, yang sudah mendapat dukungan dari delapan partai politik: Gerindra, Golkar, PAN, NasDem, Demokrat, PKS, PSI, dan PKB. Meskipun terdapat gejolak di Jawa Barat dan Banten, PKS di Sumut tetap solid mendukung Bobby Nasution. Ketua DPW PKS Sumut, Usman Jakfar, menegaskan bahwa PKS tetap konsisten mendukung Bobby, terlepas dari dinamika yang terjadi di daerah lain.
PDIP Terus Buka KomunikasiWakil Ketua DPD PDIP Sumut, Aswan Jaya, menyatakan bahwa PDIP tidak terlalu mempermasalahkan perpecahan dalam koalisi di daerah lain. Menurut Aswan, PDIP tetap membuka komunikasi dengan parpol lain, termasuk PKS yang kini mendukung Bobby Nasution. Meskipun PDIP mendukung calon lain, Edy Rahmayadi, di Pilgub Sumut, Aswan Jaya menegaskan bahwa komunikasi tetap dilakukan dan kemungkinan untuk berkoalisi dengan partai lain masih ada.
KIM Plus Bebaskan Partai untuk Mengusung Calon di DaerahSekretaris Jenderal Gerindra, Ahmad Muzani, mengungkapkan bahwa KIM Plus memberi keleluasaan kepada partai-partai anggotanya untuk menentukan calon kepala daerah di tingkat lokal. Menurut Muzani, hal ini dilakukan untuk menghormati basis-basis politik yang berbeda di setiap daerah, serta untuk memastikan demokrasi yang lebih alami dan diterima masyarakat. Namun, untuk Pilgub Jakarta, KIM Plus tetap solid dan berkomitmen mendukung Ridwan Kamil dan Suswono.
Pilkada Serentak 2024 menunjukkan dinamika politik yang semakin kompleks dengan koalisi yang terpecah di beberapa daerah namun tetap solid di wilayah-wilayah strategis. Sementara perpecahan ini menandakan adanya ketidaksepakatan internal di beberapa koalisi, tetap ada konsistensi dalam dukungan di daerah-daerah kunci seperti Jakarta. Bagaimana dinamika ini akan mempengaruhi hasil Pilkada dan strategi politik ke depan akan menjadi perhatian utama menjelang pendaftaran calon di KPU.
(N/014)
BENER MERIAH Polres Bener Meriah menyalurkan bantuan sosial berupa 50 paket sembako serta santunan kepada anak yatim dalam rangka menyam
NASIONAL
JAKARTA Pengacara Hotman Paris Hutapea membantah keras isu yang menyebut Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni, R
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Perseteruan antara presenter Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kembali menjadi sorotan publik. Konflik yang awalnya ber
ENTERTAINMENT
JAKARTA Pemerintah kembali membahas arah kebijakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas nasional yang bertuj
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan satu tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (M
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait temuan audit Badan Pe
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Presiden ke10 dan ke12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), di Istana Merd
EKONOMI
JAKARTA Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, membantah terlibat dalam kasus dugaan suap impor yang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI, Nazaruddin Dek Gam, membantah keterlibatannya dalam dugaan kasus korupsi Program Makan Bergizi Gratis
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 11 Juni 2026. Dalam kunjung
NASIONAL