Rosan Roeslani Klaim, Indonesia Jadi Destinasi Utama Investasi Jepang dan Korea Selatan
JAKARTA Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan pada awal April 2026 memberikan angin segar bagi Indonesia, di t
EKONOMI
IKN –Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan alasan di balik pengurangan jumlah tamu undangan untuk upacara peringatan HUT ke-79 Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN), dari rencana awal 8.000 orang menjadi hanya 1.300 orang. Penjelasan ini disampaikan oleh Jokowi saat menghadiri acara groundbreaking Nusantara International Convention Center di IKN pada Senin, 12 Agustus 2024.
Dalam keterangannya, Presiden Jokowi menjelaskan bahwa pengurangan jumlah tamu ini disebabkan oleh berbagai kendala yang terkait dengan kesiapan infrastruktur di IKN. “Awal-awal yang diundang itu 8.000, dihitung-hitung ternyata modalnya nggak cukup, akomodasi tidak cukup, konsumsi juga sangat sulit karena memang ekosistemnya belum terbangun di sini,” kata Jokowi.
Proses penyesuaian jumlah tamu ini melalui beberapa tahap. Setelah perhitungan awal menunjukkan bahwa kapasitas yang direncanakan tidak mencukupi, jumlah undangan sempat dipangkas dari 8.000 menjadi 4.000 orang. Namun, Jokowi menjelaskan bahwa hotel dan akomodasi yang ada di IKN ternyata masih belum mencukupi untuk menampung jumlah tersebut. “Dipotong lagi dari 8.000 menjadi 4.000 dihitung-hitung lagi di lapangan hotelnya ternyata nggak cukup juga, akomodasi nggak cukup untuk konsumsi juga masih sulit,” tambahnya.
Menghadapi situasi ini, pihaknya memutuskan untuk mengurangi jumlah tamu lebih lanjut. “Akhirnya dari 4.000 dipotong jadi 2.000. 2.000 pun masih tidak cukup. Akhirnya keputusan terakhir kemarin menjadi 1.300 tamu yang akan diundang ke istana negara untuk mengikuti HUT Kemerdekaan yang ke-79,” ujar Jokowi.
Presiden Jokowi juga menekankan bahwa keputusan ini diambil agar tidak memaksakan jumlah tamu yang melebihi kapasitas yang ada dan agar perayaan dapat berlangsung dengan lancar. Selain 1.300 tamu undangan, terdapat juga rencana untuk melibatkan ribuan masyarakat sekitar IKN dalam perayaan tersebut, yang tidak memerlukan fasilitas akomodasi tambahan. “Plus nanti kurang lebih ribuan masyarakat dari masyarakat sekitar di sini yang tidak memerlukan hotel dan akomodasi dan lain-lainnya,” tutup Jokowi.
Pengurangan jumlah tamu undangan ini mencerminkan tantangan dalam tahap awal pembangunan IKN, di mana infrastruktur dan fasilitas masih dalam proses pengembangan. Presiden Jokowi berharap, meskipun dalam skala yang lebih kecil, upacara peringatan HUT Kemerdekaan ini tetap dapat berlangsung dengan khidmat dan penuh makna.
(N/014)
JAKARTA Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan pada awal April 2026 memberikan angin segar bagi Indonesia, di t
EKONOMI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengeluarkan peringatan kepada 2.100 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tergabung
PEMERINTAHAN
TEHERAN Pada Kamis (2/4/2026), Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim bahwa sistem pertahanan udara mereka berhasil menembak j
INTERNASIONAL
JAKARTA Dokter Tifauzia Tyassuma, yang akrab disapa dr. Tifa, akhirnya angkat bicara mengenai bujukan yang diterimanya terkait dengan ka
POLITIK
JAKARTA Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara Harli Siregar mengungkapkan langkah lanjut terkait kasus Amsal Christy Sitepu, y
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Ratusan Pendidik Ikuti Kegiatan yang Fokus pada Transformasi Pembelajaran Masa Depan Kisaran, Kamis (02/04/2026) pukul 10.00 WIB
PENDIDIKAN
ASAHAN Rabu (01/04/2026), Kantor Pusat PT Bank Sumut Medan menjadi lokasi kunjungan kerja spesifik Komisi II DPR RI ke Provinsi Sumatera
PEMERINTAHAN
ASAHAN Pada hari Rabu (01/04/2026), di SDN 015927 Padang Sipirok Kecamatan Aek Ledong, Kabupaten Asahan, telah dilaksanakan kegiatan pen
PENDIDIKAN
JAKARTA Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola oleh Bank Indonesia mencatatkan lonjakan harga beberapa ko
EKONOMI
KISARAN Kebakaran hebat melanda sebuah gudang penyimpanan mobil di Jalan SM Raja No. 289, Kisaran, Asahan pada Kamis (2/4) siang. Sebanya
PERISTIWA