Wali Kota Medan: Olahraga Kemasyarakatan Kunci Membangun Masyarakat Sehat dan Solid
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pentingnya peran olahraga kemasyarakatan dalam membangun masyarakat yang seh
OLAHRAGA
JAKARTA – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, mengeluarkan sorotan tajam terhadap kinerja Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam pelaksanaan pemilu 2024. Dalam pernyataannya, Megawati menyuarakan kekhawatirannya atas efektivitas dan keberadaan lembaga tersebut selama ini. Ia menyoroti bahwa meskipun Bawaslu diberikan kewenangan untuk mengawasi dan menindak pelanggaran dalam pemilu, namun dalam praktiknya kinerjanya masih diragukan.
Salah satu contoh yang dibawa oleh Megawati adalah kasus penurunan bendera PDIP oleh oknum aparat yang terjadi menjelang kedatangan Presiden Joko Widodo ke Wonosari, Gunungkidul, pada Senin malam tanggal 29 Januari 2024. Megawati mengecam tindakan tersebut, menyatakan bahwa tidaklah pantas bagi seorang aparat untuk melakukan tindakan semacam itu. Kejadian ini memunculkan polemik di tengah masyarakat karena adanya dugaan tindakan intimidatif yang dilakukan oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Sebelum insiden penurunan bendera PDIP, seorang warga mencoba membentangkan spanduk bertuliskan “Selamat Datang Pak Jokowi, Kami Sudah Pintar, Kami Pilih Ganjar” saat rombongan kepresidenan melintas di Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta, pada hari sebelumnya, 29 Januari 2024. Aksi warga ini menjadi viral di media sosial karena menimbulkan kontroversi terkait kebebasan berekspresi dan hak untuk menyampaikan pendapat.
Dalam konteks ini, Megawati menegaskan pentingnya menjaga prinsip demokrasi, kebebasan berpendapat, dan hak untuk menyuarakan aspirasi politik tanpa adanya tekanan atau intimidasi dari pihak manapun. Ia menyerukan agar Bawaslu bertindak tegas dalam menanggapi setiap pelanggaran pemilu, termasuk kasus-kasus yang melibatkan aparat keamanan atau instansi pemerintah lainnya.
Sorotan Megawati terhadap kinerja Bawaslu dan kejadian-kejadian terkait pemilu memperkuat pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan keberanian dalam menjaga integritas proses demokrasi di Indonesia. Sebagai salah satu tokoh politik senior, pernyataan dan tindakan Megawati memiliki dampak yang signifikan dalam membentuk opini publik dan memengaruhi arah kebijakan pemerintah terkait pemilu dan demokrasi.
(A/08)
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pentingnya peran olahraga kemasyarakatan dalam membangun masyarakat yang seh
OLAHRAGA
JAKARTA Keriuhan dini hari di kelab malam Whiterabbit, kawasan Gatot Subroto, Kuningan, Jakarta Selatan, berubah menjadi ketegangan yang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) memprediksi bahwa Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah berpotensi jatuh p
AGAMA
JAKARTA Ahli digital forensik Rismon Sianipar kini kembali menjadi sorotan publik setelah berbalik sikap dalam polemik mengenai ijazah P
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Waas, mengklarifikasi mengenai pengadaan kendaraan dinas yang tercatat dalam anggaran Pemkot Medan sebesar R
PEMERINTAHAN
ACEH Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., didampingi Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S.I.K., melakukan
NASIONAL
JAKARTA Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan bahwa pemerintah akan menindak tegas pelaku produsen yang menjual kebutu
EKONOMI
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDIP, Safaruddin, mendorong agar penanganan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi III DPR RI menyepakati sejumlah poin penting dalam rapat khusus terkait kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordin
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kementerian Pariwisata (Kemenpar) telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor SE/1/HK.01.03/MP/2026 untuk mengatur pelaksanaan keg
PARIWISATA