Perundingan Iran-AS Diperpanjang Sehari, Negosiasi di Islamabad Masih Berlanjut
JAKARTA Perundingan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) akan diperpanjang selama satu hari. Pembicaraan kedua negara dijadwalkan kembali
INTERNASIONAL
MEDAN -Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan nomor urut 1, Rico Waas-Zakiyuddin, menyampaikan komitmennya untuk memperkuat rasa kebangsaan, cinta tanah air, dan menjaga kebhinekaan. Hal ini diungkapkan dalam Debat Publik Ketiga Pilkada Medan 2024, Jumat (22/11/2024), dengan tema peran pendidikan dalam mendukung pembangunan nonfisik.
Rico Waas menegaskan bahwa Kota Medan yang memiliki keberagaman suku, agama, ras, dan budaya harus menjadi contoh harmoni kebhinekaan. Ia menyebut keberagaman ini sebagai kekayaan yang harus dijaga dengan baik.
“Kota Medan adalah kota yang heterogen, kita memiliki suku budaya yang begitu banyak. Suku, budaya, ras, etnis, dan agama ini yang harus kita jaga. Kebhinekaan ini penting dan wajib hukumnya. Rico-Zaki akan menjadi garda terdepan untuk menjaga kebhinekaan ini,” tegas Rico.
Menurut Rico, pendidikan yang memprioritaskan pembangunan karakter harus dimulai sejak usia dini, baik di PAUD, SD, maupun SMP. Selain pendidikan formal di sekolah, pasangan Rico-Zaki juga berencana memperkuat pendidikan karakter dalam lingkungan keluarga.
“Pendidikan di sekolah penting, tapi pendidikan di rumah juga tidak kalah penting. Kami akan memberikan edukasi kepada keluarga-keluarga tentang pentingnya menjaga kebudayaan dan karakter. Hal ini akan menciptakan lingkungan yang harmonis, baik di rumah maupun di sekolah,” jelasnya.
Paslon Rico-Zaki juga menyoroti pentingnya pendidikan yang mengedepankan toleransi serta penghormatan terhadap keberagaman. Mereka menegaskan akan memerangi bullying dan diskriminasi sejak dini.
“Kami sangat anti-bullying. Tidak boleh ada yang mendiskreditkan agama, ras, atau etnis, baik di sekolah maupun di lingkungan. Sejak kecil, anak-anak harus diajarkan untuk tidak mengejek dan menghormati sesama. Ini adalah tanggung jawab kami untuk mendidik generasi yang toleran,” tambah Rico.
Pasangan ini juga berjanji akan memastikan kurikulum pendidikan di Medan mengajarkan kebudayaan dan keberagaman secara menyeluruh. Tujuannya adalah membangun generasi muda yang berkarakter kuat dan memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya persatuan.
“Kami siap menjaga nilai-nilai kebhinekaan ini, termasuk melalui pendidikan yang mengajarkan keberagaman sebagai sebuah kekuatan. Karakter anak-anak harus dibentuk sejak dini, dan ini adalah tanggung jawab kita bersama,” tutup Rico.
Dengan visi ini, pasangan Rico-Zaki berharap dapat menciptakan Medan yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat secara sosial dan budaya, menjadi teladan harmoni bagi kota-kota lain di Indonesia.
(N/014)
JAKARTA Perundingan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) akan diperpanjang selama satu hari. Pembicaraan kedua negara dijadwalkan kembali
INTERNASIONAL
PADANG LAWAS UTARA Tim Opsnal Reskrim Polsek Padang Bolak berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di Desa
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengapresiasi kontribusi Yonzipur 1/Dhira Dharma dalam mendukung pembangunan di wilay
PEMERINTAHAN
MEDAN Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprov Sumut) Sulaiman Harahap mengajak generasi muda menjadi bagian dar
NASIONAL
OlehWahyuddin Luthfi AbdullahANAKanak kini mungkin tidak lagi bebas memiliki akun media sosial sebelum usia 16 tahun. Namun pertanyaannya,
OPINI
JAMBI Volume sampah nasional Indonesia kini mencapai sekitar 141 ribu ton per hari. Pemerintah pun menyiapkan berbagai strategi untuk mene
NASIONAL
JAKARTA Polemik pengadaan motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) masih menjadi sorotan. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, m
POLITIK
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, menamba
HUKUM DAN KRIMINAL
SURABAYA PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat distribusi LPG nasional guna menjaga ketahanan energi dan memastikan pasokan tetap aman
EKONOMI
JAKARTA Polisi mengamankan dua perempuan berinisial NR dan MT terkait kasus dugaan penistaan agama setelah aksi sumpah dengan menginjak Al
HUKUM DAN KRIMINAL