34 Tahun di Pencak Silat, Prabowo Lepas Jabatan Ketum IPSI Demi Fokus Jadi Presiden
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengenang perjalanan panjangnya di dunia pencak silat yang telah dijalani selama 34 tahun.Hal itu disamp
NASIONAL
MEDAN -Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan nomor urut 1, Rico Waas-Zakiyuddin, menyampaikan komitmennya untuk memperkuat rasa kebangsaan, cinta tanah air, dan menjaga kebhinekaan. Hal ini diungkapkan dalam Debat Publik Ketiga Pilkada Medan 2024, Jumat (22/11/2024), dengan tema peran pendidikan dalam mendukung pembangunan nonfisik.
Rico Waas menegaskan bahwa Kota Medan yang memiliki keberagaman suku, agama, ras, dan budaya harus menjadi contoh harmoni kebhinekaan. Ia menyebut keberagaman ini sebagai kekayaan yang harus dijaga dengan baik.
“Kota Medan adalah kota yang heterogen, kita memiliki suku budaya yang begitu banyak. Suku, budaya, ras, etnis, dan agama ini yang harus kita jaga. Kebhinekaan ini penting dan wajib hukumnya. Rico-Zaki akan menjadi garda terdepan untuk menjaga kebhinekaan ini,” tegas Rico.
Menurut Rico, pendidikan yang memprioritaskan pembangunan karakter harus dimulai sejak usia dini, baik di PAUD, SD, maupun SMP. Selain pendidikan formal di sekolah, pasangan Rico-Zaki juga berencana memperkuat pendidikan karakter dalam lingkungan keluarga.
“Pendidikan di sekolah penting, tapi pendidikan di rumah juga tidak kalah penting. Kami akan memberikan edukasi kepada keluarga-keluarga tentang pentingnya menjaga kebudayaan dan karakter. Hal ini akan menciptakan lingkungan yang harmonis, baik di rumah maupun di sekolah,” jelasnya.
Paslon Rico-Zaki juga menyoroti pentingnya pendidikan yang mengedepankan toleransi serta penghormatan terhadap keberagaman. Mereka menegaskan akan memerangi bullying dan diskriminasi sejak dini.
“Kami sangat anti-bullying. Tidak boleh ada yang mendiskreditkan agama, ras, atau etnis, baik di sekolah maupun di lingkungan. Sejak kecil, anak-anak harus diajarkan untuk tidak mengejek dan menghormati sesama. Ini adalah tanggung jawab kami untuk mendidik generasi yang toleran,” tambah Rico.
Pasangan ini juga berjanji akan memastikan kurikulum pendidikan di Medan mengajarkan kebudayaan dan keberagaman secara menyeluruh. Tujuannya adalah membangun generasi muda yang berkarakter kuat dan memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya persatuan.
“Kami siap menjaga nilai-nilai kebhinekaan ini, termasuk melalui pendidikan yang mengajarkan keberagaman sebagai sebuah kekuatan. Karakter anak-anak harus dibentuk sejak dini, dan ini adalah tanggung jawab kita bersama,” tutup Rico.
Dengan visi ini, pasangan Rico-Zaki berharap dapat menciptakan Medan yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat secara sosial dan budaya, menjadi teladan harmoni bagi kota-kota lain di Indonesia.
(N/014)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengenang perjalanan panjangnya di dunia pencak silat yang telah dijalani selama 34 tahun.Hal itu disamp
NASIONAL
TOBA Seorang mahasiswa Universitas Katolik (Unika) Medan dilaporkan tenggelam saat berenang di Air Terjun Situmurun, Kecamatan Lumbanjulu,
PERISTIWA
DELI SERDANG Pereli senior Sumatera Utara Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijeck ikut ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas
OLAHRAGA
MANADO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan LPG subsidi tidak akan
EKONOMI
JAKARTA Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi peningkatan titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyatakan dukungan penuh terhadap Sugiono yang terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besa
OLAHRAGA
MEDAN PSMS Medan kembali menelan kekalahan usai takluk 01 dari Garudayaksa FC dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026. Ironisnya,
OLAHRAGA
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera memastikan pemutakhiran data penerima hunian sem
NASIONAL
PEKANBARU Ratusan warga di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, mengamuk dan membakar sebuah rumah serta empat sepeda motor yang diduga mi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat telah melakukan 10 operasi tangkap tangan (OTT) sepanjang Januari hingga 11 April 2026
NASIONAL