Makna Spiritual Idul Fitri: Jangan Hanya Pakaian Baru dan Hidangan, Lakukan Muhasabah
BANDA ACEH Mudir Pondok Tahfizd Ihya&039ul Qur&039an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya
AGAMA
MEDAN -Program regrouping (penggabungan) Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kota Medan mulai memasuki tahap persiapan serius.
Salah satu kendala utama yang dihadapi adalah belum terpenuhinya persyaratan kepala sekolah sesuai dengan regulasi terbaru.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Andi Yudhistira, mengungkapkan bahwa latar belakang dilakukannya regrouping adalah penurunan jumlah peserta didik, keterbatasan sarana dan prasarana, serta belum meratanya distribusi guru di SDN.
"Masih banyak kepala sekolah yang belum memenuhi syarat sesuai dengan Permendikbud No. 40 Tahun 2021 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah. Ini menjadi salah satu tantangan yang harus segera disiapkan solusinya," ujar Andi saat mempresentasikan rencana regrouping, Kamis (17/4/2025).
Dari 382 SDN yang ada di Medan, sebanyak 142 SDN menjadi sasaran regrouping.
Rinciannya, 118 sekolah berada dalam satu lokasi dengan 2–4 sekolah lain, sedangkan 24 lainnya berada di lokasi yang berdekatan.
Hasil regrouping akan menghasilkan 57 SDN baru, sehingga jumlah SDN di Medan akan berkurang menjadi 296 sekolah.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa tujuan utama dari regrouping ini adalah untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan, efisiensi penyelenggaraan, dan pengawasan pendidikan dasar yang lebih efektif.
"Pendidikan adalah kunci masa depan anak-anak dan kota ini. Regrouping harus berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, bukan sekadar penggabungan sekolah," kata Rico Waas dalam rapat persiapan di Kantor Wali Kota Medan.
Ia juga menekankan pentingnya menghadirkan kepala sekolah yang berkualitas dalam proses regrouping ini.
"Harus berdampak positif bagi guru dan murid. Kepala sekolah hasil regrouping haruslah figur yang layak dan sesuai aturan," tegasnya.
Selain itu, Rico menyoroti pentingnya pemanfaatan aset pascaregrouping.
Gedung dan lahan bekas sekolah harus direncanakan penggunaannya agar tidak terbengkalai dan menimbulkan kerugian.
"Segera bentuk tim khusus dengan perencanaan dan timeline yang jelas, agar proses berjalan tepat waktu dan terukur," pungkasnya.*
(tm/a008)
BANDA ACEH Mudir Pondok Tahfizd Ihya&039ul Qur&039an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya
AGAMA
BANDA ACEH Ribuan warga Banda Aceh dan sekitarnya memadati jalanjalan protokol kota untuk mengikuti Pawai Takbir Idul Fitri 1447 Hijria
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan masyarakat Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, memad
NASIONAL
MEDAN Memasuki hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah, Minggu (22/03/2026), Plaza Medan Fair dipadati pengunjung yang ingin menghabiskan wak
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama warga di Masjid Darussalam, Desa Simpang Empat
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, telah mencapai
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu, 21 Maret 2026. Kehadiran Pr
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan warga memadati Masjid Agung Al Abror, Padangsidimpuan, Sumatera Utara, untuk melaksanakan Salat Idul Fitri, Sabtu
NASIONAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau dikenal Mualem, membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada warga melalui timnya di Meuligo
NASIONAL
ACEH TAMIANG Menutup bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE, bersama Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavi
PEMERINTAHAN