Begal Bersenjata Panah Rampas Motor Warga Medan, Remaja 17 Tahun Diciduk Polisi
MEDAN Aksi begal bersenjata tajam dan panah terjadi di Jalan Jermal Raya, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Rabu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA– Kementerian Transmigrasi menargetkan 2.000 peserta terpilih untuk menerima Beasiswa Patriot pada tahun 2026.
Program ini ditujukan bagi mahasiswa yang berkomitmen mendukung program transmigrasi sambil melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana hingga doktoral, baik di perguruan tinggi dalam maupun luar negeri.
Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanagara menyatakan bahwa program beasiswa ini bukan hanya sekadar dukungan pendidikan, tetapi juga merupakan upaya strategis dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul yang akan menjadi pemimpin dan penggerak pembangunan di wilayah transmigrasi.
"Program ini bertujuan untuk mendidik dan memberdayakan generasi pemimpin baru yang akan mengembangkan dan mengelola daerah transmigrasi dengan visi dan integritas tinggi," ujar Iftitah saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (11/6).
Para penerima beasiswa nantinya memiliki tanggung jawab untuk kembali ke daerah transmigrasi guna mendampingi dan memberdayakan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki, seperti sektor pertanian, sumber daya alam, budaya, hingga pengembangan infrastruktur.
Program ini juga akan didukung oleh Tim Ekspedisi Patriot yang mulai diterjunkan ke sejumlah daerah transmigrasi pada akhir 2025.
Tim tersebut terdiri dari akademisi dan sarjana dari tujuh perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.
Adapun perguruan tinggi yang bergabung dalam Ekspedisi Patriot adalah:
- Institut Teknologi Bandung (ITB)
- IPB University
- Universitas Gadjah Mada (UGM)
- Universitas Indonesia (UI)
- Universitas Padjadjaran (Unpad)
- Universitas Diponegoro (Undip)
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Mereka akan melakukan riset lapangan, pemetaan potensi, dan pendampingan terhadap daerah transmigrasi yang tersebar di berbagai provinsi.
"Tidak hanya sebagai peneliti, Tim Ekspedisi Patriot juga akan menjadi mentor dan pendamping bagi peserta Beasiswa Patriot. Tahun ini kami siapkan 2.000 peserta ekspedisi," jelas Iftitah.
Iftitah menambahkan, inisiatif ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pembangunan SDM sebagai prioritas utama, di antaranya melalui pembangunan 200 sekolah rakyat setiap tahun, renovasi 11.000 sekolah, dan pemberian 20.000 beasiswa nasional.
"Prasarana utama suatu bangsa adalah sumber daya manusianya. Inilah masa depan transmigrasi, bukan sekadar merelokasi penduduk, melainkan meratakan kesejahteraan," tutupnya.*
(at/a008)
MEDAN Aksi begal bersenjata tajam dan panah terjadi di Jalan Jermal Raya, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Rabu
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, menerima laporan kinerja Komisi Informasi (
PEMERINTAHAN
MEDAN Majelis Ilmu Fardhu &039Ain (MIFA) Sumatera Utara menyatakan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan Surat Edaran (SE) Wali Kota M
PEMERINTAHAN
JAKARTA Sidang praperadilan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas melawan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dijadwalkan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, sejumlah kasus kekerasan yang melibatkan anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menj
NASIONAL
DAIRI Warga Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk segera mencabut izin operasional Satuan Pelayanan
KESEHATAN
DENPASAR Hujan deras yang mengguyur kawasan Jalan Dewi Sri, Kuta, memicu banjir cukup tinggi, memaksa warga dan sejumlah wisatawan terje
NASIONAL
DENPASAR Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Suastini Koster, memuji pementasan teater Jaratkaru Lampan lan Utang Waras Mekutang oleh
SENI DAN BUDAYA
BINJAI Pemerintah Kota Binjai memperoleh Opini Ombudsman Republik Indonesia dengan kategori Kualitas Sedang dan nilai akhir 75,87 dalam
PEMERINTAHAN
TAPANULI SELATAN Polemik aktivitas pertambangan di Tapanuli kembali memanas. Sekretaris Jenderal Parsadaan Marga Pulungan, Muhammad Erwi
POLITIK