BREAKING NEWS
Sabtu, 30 Agustus 2025

Di Tengah Panggilan KPK, USU Tetap Gelar Pemilihan Rektor Baru untuk Periode 2026–2031

Raman Krisna - Rabu, 27 Agustus 2025 11:32 WIB
Di Tengah Panggilan KPK, USU Tetap Gelar Pemilihan Rektor Baru untuk Periode 2026–2031
Biro USU. (foto: laman USU)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Universitas Sumatera Utara (USU) secara resmi memulai proses penjaringan Rektor baru untuk masa jabatan 2026–2031.

Tahapan ini dimulai menjelang berakhirnya masa kepemimpinan Rektor saat ini, Prof. Dr. Muryanto Amin, yang akan selesai pada 28 Januari 2026.

Ketua Panitia Penjaringan dan Pemilihan Calon Rektor USU, Prof. Dr. Tamrin, menyampaikan bahwa proses ini akan berlangsung dalam tiga tahap utama: penjaringan, penyaringan, dan pemilihan.

Baca Juga:

Penjaringan akan dimulai pada 28 Agustus hingga 24 September 2025, yang mencakup pendaftaran, seleksi administrasi, hingga sesi audisi calon rektor.

"Dalam sesi audisi, para calon akan diminta memaparkan rekam jejak, prestasi, visi-misi, serta strategi pengembangan USU ke depan," ujar Prof. Tamrin di Medan.

Baca Juga:

Tahap penyaringan akan dilaksanakan oleh Senat Akademik USU pada 25 September 2025, yang akan memilih tiga kandidat terbaik.

Ketiga nama tersebut kemudian akan diserahkan kepada Majelis Wali Amanat (MWA) USU untuk proses pemilihan final yang dijadwalkan pada 2 Oktober 2025.

Masyarakat akademik dan publik saat ini tengah menyoroti proses ini, seiring dengan pemeriksaan Rektor USU aktif, Prof. Muryanto Amin, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Beliau dipanggil sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi pembangunan jalan di Sumatera Utara, yang turut menyeret beberapa nama pejabat daerah.

Meski demikian, panitia pemilihan menegaskan bahwa proses pemilihan tetap akan berjalan sesuai regulasi dan asas transparansi.

Prof. Tamrin juga menegaskan pentingnya memilih pemimpin yang mampu membawa USU ke arah yang lebih baik dan berdaya saing global.

"USU membutuhkan rektor yang visioner, mampu menghimpun potensi pendanaan, meningkatkan kualitas akademik, serta memperluas kolaborasi di tingkat nasional maupun internasional," ungkapnya.

Editor
: Paul Antonio Hutapea
0 komentar
Tags
beritaTerkait
KPK Akui Rutan Overkapasitas: Tegaskan Tak Hambat Pemberantasan Korupsi
Momen 100 Karangan Bunga Warnai Ultah Sri Mulyani Jadi Sorotan, Seruan Dosen untuk Pendidikan yang Lebih Adil
KPK Buru Tiga Mobil Mewah yang Diduga Disembunyikan dari Rumah Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer
Bupati Pati Sudewo Tegaskan Tetap Istikamah Bangun Daerah, Respons Desakan Mundur dari Warga
Massa Geruduk DPD Gerindra Sumut! Tuntut Zakky Shahri Dicopot dari Ketua DPRD Deli Serdang, Diduga Tak Sejalan dengan Asta Cita
Bupati Pati Sudewo Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Proyek Kereta DJKA
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru