Pelatihan Pertanian Cabai Dampingan MPM PWM Sumut Masuk Tahap Tanam
LANGKAT Setelah satu bulan proses penyamaian bibit, pelatihan pertanian cabai dampingan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM), Pimpinan
PERTANIAN AGRIBISNIS
JAKARTA - Antusiasme masyarakat terhadap pembukaan formasi CPNS 2026 diprediksi sangat tinggi, dengan sekitar 400.000 formasi baru disiapkan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan ASN di berbagai sektor.
Namun, sebuah unggahan TikTok dari akun @adeba.official menyarankan peserta agar tidak memilih SKB non-CAT. "Sekadar saran buat pejuang CPNS 2026, jangan ambil non-CAT sumpah jangan," tulis akun tersebut.
Pernyataan ini mendapat respons beragam dari warganet. Banyak yang trauma dengan pengalaman SKB non-CAT pada seleksi CPNS sebelumnya, karena dinilai kurang transparan dibanding SKB berbasis CAT (Computer Assisted Test).Baca Juga:
Apa itu SKB Non-CAT?
Seleksi CPNS terdiri dari SKD (Seleksi Kompetensi Dasar) dan SKB (Seleksi Kompetensi Bidang). SKB bisa dilakukan dengan CAT atau non-CAT:
SKB CAT:
Tes berbasis komputer milik BKN.
Semua jawaban terekam digital, transparan, objektif, dan hasil langsung muncul.
Kurang mampu menguji keterampilan praktik.
SKB Non-CAT:
Penilaian manual atau semi-digital, bisa berupa wawancara, tes praktik, presentasi, atau portofolio.
Cocok untuk menilai keahlian teknis, tapi rawan subjektivitas dan potensi intervensi pihak luar.Menurut Peraturan Menteri PANRB Nomor 6 Tahun 2024, instansi yang menggunakan non-CAT wajib menyusun pedoman teknis lengkap agar proses lebih terstandarisasi dan akuntabel.
Mengapa Disarankan Tak Memilih Non-CAT?
Meski non-CAT bisa menilai keahlian teknis, pengalaman peserta sebelumnya menunjukkan risiko subjektivitas tinggi dan transparansi sering dipertanyakan. Sebaliknya, CAT terbukti lebih objektif, nilai tercatat di pusat, dan minim manipulasi.Dengan sistem CAT yang diterapkan sejak CPNS 2013, peserta dapat langsung memantau hasil seleksi, sehingga peluang KKN bisa diminimalisir.*
(ber/dv20)
LANGKAT Setelah satu bulan proses penyamaian bibit, pelatihan pertanian cabai dampingan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM), Pimpinan
PERTANIAN AGRIBISNIS
KARO Kasus dugaan gangguan kesehatan setelah mengonsumsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di Kabupaten Karo, Sumatera
PERISTIWA
ACEH BESAR Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sultan Iskandar Muda menggelar pasar murah bagi masyarakat di halaman Kantor Camat Blang
NASIONAL
MEDAN Kodam I/Bukit Barisan (BB) menggelar bazar dan pasar murah secara serentak di sejumlah wilayah Indonesia dalam rangka menyambut Ha
NASIONAL
BATU BARA Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku bersama Aparat Penegak Hukum (APH) menggelar razia gabungan dan tes urin
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut), Erni Ariyanti Sitorus, memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrim
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Rien Wartia Trigina alias Erin Wartia, mantan istri artis Andre Taulany, mengadukan anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka ke Mahkam
ENTERTAINMENT
MEDAN Sidang kasus dugaan korupsi pengadaan jaringan internet di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tebing Tinggi kembali d
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Danau Toba, Sumatera Utara, menghadapi ancaman musim kering yang dapat memengaruhi ketersediaan air dan elevasi danau. Untuk menga
PARIWISATA
MEDAN Febiona Purba (16), siswi yang sebelumnya dirujuk ke Jakarta setelah mengalami keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG), kembali ber
PERISTIWA