Komite Sekolah SMAN 11 Jakarta Timur melakukan kunjungan ke Pusat Pelatihan Kerja Daerah Jakarta Timur di Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
JAKARTA – Komite SekolahSMAN 11 Jakarta Timur melakukan kunjungan ke Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur di Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit.
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kelanjutan kerjasama bagi peserta Kelas XII yang tidak melanjutkan pendidikan tinggi, sekaligus membahas rencana program pelatihan angkatan ke-27 pada 2026.
Ketua Komite SMAN 11, Mohamad Amin, memimpin rombongan dan diterima oleh Danang Fauzan, ST, Kasatpel Pelatihan dan Uji Kompetensi PPKD Jakarta Timur.
1. Pelatihan Reguler, dilaksanakan di gedung PPKD dengan kuota 20 peserta per program per angkatan. Persyaratan pendaftaran antara lain KTP DKI Jakarta, fotokopi ijazah terakhir atau SKL, Kartu Keluarga, pas foto, dokumen pendukung, dan bukti vaksinasi Covid-19. Program meliputi Bahasa, Bisnis dan Manajemen, Jasa Pengamanan, Kombinasi Bahasa Jepang & Otomotif, Las, Otomotif, Pariwisata, Transportasi, TIK, dan Tata Kecantikan.
2. Mobile Training Unit (MTU), pelatihan keliling menggunakan bus atau truk di wilayah sekitar, kuota 10 peserta per program per angkatan. Pendaftaran melalui surat resmi dari kelurahan. Program berlangsung 360 jam pelajaran selama 45 hari, termasuk Bahasa Inggris untuk tenaga administrasi, Bisnis & Manajemen, Refrigerasi, dan Fashion Technology.
Fasilitas Modern dan Gratis
PPKD Jakarta Timur dilengkapi gedung pelatihan, ruang praktik, bengkel, laboratorium komputer, dan aula.
Setiap peserta mendapatkan sertifikasi BNSP, seragam, makan siang, snack, bahan praktik, serta akses bursa kerja dan asuransi perlindungan.
Kepala PPKD Jakarta Timur, H. Teguh Hendarwan, S.Sos., M.Si, menekankan bahwa misi utama lembaganya adalah menekan pengangguran dan kemiskinan di DKI Jakarta.
Tahun ini, PPKD menargetkan pelatihan 1.440 peserta dalam 24 program untuk dua angkatan. Lembaga ini juga bekerja sama dengan 45 perusahaan dan telah mengirim 20 peserta program pemagangan ke Jepang tahun lalu.
PPKD Jakarta Timur memiliki satu-satunya Disabilitas Learning Center, dengan program barista dan digital marketing. Salah satu alumni, Ibu Margo, kini memiliki dua kafe dan mempekerjakan teman-teman penyandang disabilitas.
Rencana Kerjasama Permanen
Mohamad Amin menyatakan kunjungan ini merupakan yang ketiga setelah angkatan 25 (2023-2024) dan 26 (2024-2025).
Ia berharap kerjasama antara SMAN 11 dengan PPKD dapat berlangsung secara permanen dan diperluas melalui sosialisasi program ke enam kabupaten/kota di DKI Jakarta.
"Kami berharap para peserta dapat terserap bekerja di berbagai sektor, baik di dalam maupun luar negeri," ujarnya.*