BREAKING NEWS
Minggu, 07 Juni 2026

Update BPBD DKI: 63 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir

BITVonline.com - Sabtu, 25 Mei 2024 09:35 WIB
Update BPBD DKI: 63 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -Hujan deras yang melanda Jakarta dan sekitarnya pada Jumat (24/5) lalu telah meninggalkan jejaknya yang tidak terlupakan. Dampaknya terasa begitu nyata dengan genangan air dan banjir yang masih melanda sejumlah wilayah hingga Sabtu (25/5) siang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan bahwa hingga pukul 14.00 WIB, terdapat 63 Rukun Tetangga (RT) yang masih terendam banjir.

Meskipun BPBD mencatat adanya penurunan jumlah RT yang tergenang dari 67 RT menjadi 63 RT, namun dampaknya masih dirasakan secara signifikan. Menurut Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, genangan tersebut masih mempengaruhi sekitar 0.206% dari total 30.772 RT yang ada di wilayah DKI Jakarta.

Sebagian wilayah yang masih dilanda banjir antara lain terdapat di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Di Jakarta Selatan, terdapat 10 RT yang masih terendam, dengan ketinggian air bervariasi antara 35 hingga 200 cm. Sementara di Jakarta Timur, jumlah RT yang terdampak jauh lebih besar, mencapai 53 RT, dengan ketinggian air yang juga bervariasi dari 30 hingga 270 cm.

Meskipun ada beberapa wilayah yang mulai surut dari banjir, seperti di Kelurahan Penjaringan, Pluit, Tanjung Barat, Pengadegan, dan sebagainya, namun dampak yang telah ditimbulkan masih cukup serius. Penyebab banjir di seluruh wilayah tersebut, menurut BPBD DKI Jakarta, adalah akibat luapan dari Kali Ciliwung.

Banjir yang melanda Jakarta dan sekitarnya bukanlah hal yang baru. Namun, setiap kali banjir melanda, dampaknya selalu dirasakan oleh masyarakat secara langsung. Dengan adanya perubahan iklim yang semakin tidak terduga, upaya penanggulangan bencana seperti banjir ini perlu terus ditingkatkan. Masyarakat juga diimbau untuk selalu waspada dan siap menghadapi situasi darurat seperti ini.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru