BREAKING NEWS
Senin, 08 Juni 2026

Diduga Kaget Polisi Mau Nilang, Pemotor di Purwakarta Jatuh lalu Terkena Truk

BITVonline.com - Sabtu, 25 Mei 2024 08:52 WIB
Diduga Kaget Polisi Mau Nilang, Pemotor di Purwakarta Jatuh lalu Terkena Truk
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PURWAKARTA -Rekaman CCTV yang menggambarkan kecelakaan tragis di Perempatan Combro (Parcom), Kelurahan Sindangkasih, Purwakarta, menjadi sorotan di media sosial. Dalam video tersebut, seorang pengendara motor jatuh dan terlindas truk setelah diduga diadang oleh seorang polisi yang sedang mengatur lalu lintas.

Kasi Humas Polres Purwakarta, Ipda Tini Yutini, menepis dugaan bahwa petugasnya melakukan razia ilegal. Menurut Tini, petugas sedang melakukan pengaturan lalu lintas ketika melihat pengendara motor lewat tanpa pelat nomor, knalpot tak standar, dan tidak mengenakan helm. “Ketika petugas berusaha menghentikan, pengendara malah mempercepat laju kendaraan untuk menghindari petugas, sehingga jatuh dan mengenai truk yang kebetulan lewat,” papar Tini.

Namun, video tersebut menimbulkan kontroversi di kalangan netizen. Sebagian menilai tindakan petugas sebagai upaya razia yang berlebihan, sementara yang lain mempertanyakan alasan pengendara motor untuk mempercepat laju kendaraan. Polemik semakin memanas ketika Polres Purwakarta merilis video klarifikasi dari orang tua korban, M Faris Abdul Rofi. Dalam video tersebut, orang tua korban menyebut bahwa anaknya menggunakan motor berknalpot bising dan tidak memasang plat nomor depan. Mereka menjelaskan bahwa anak mereka merasa ketakutan karena adanya petugas di depannya, sehingga tanpa sengaja menyenggol tangan petugas dan terjatuh.

Dalam video klarifikasi itu, orang tua korban juga meminta maaf kepada jajaran Polres Purwakarta atas beredarnya video kecelakaan anak mereka. Mereka menegaskan bahwa beredarnya video tersebut di luar tanggung jawab keluarga korban. “Kami juga berterima kasih pada pihak-pihak yang ikut membantu korban pada waktu itu,” lanjut ayah korban.

Kisah tragis di Perempatan Combro menjadi cerminan betapa kompleksnya interaksi antara petugas kepolisian dan masyarakat dalam menjalankan tugas pengaturan lalu lintas. Sementara polemik di media sosial mengingatkan kita akan pentingnya transparansi dan klarifikasi dalam menyikapi setiap kejadian yang melibatkan kedua belah pihak.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru