BREAKING NEWS
Senin, 08 Juni 2026

Kebakaran Hebat di Sei Rotan Berasal dari Ledakan Pangkalan Gas

BITVonline.com - Jumat, 24 Mei 2024 08:34 WIB
Kebakaran Hebat di Sei Rotan Berasal dari Ledakan Pangkalan Gas
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DELI SERDANG -Suatu malam yang tenang di Dusun III, Sei Rotan, Percut Seituan, Medan, tiba-tiba diguncang oleh ledakan yang menggetarkan bangunan-bangunan sekitarnya. Suara ledakan yang keras menggelegar, memecah kesunyian malam, dan menggiring ketakutan serta kekhawatiran di hati masyarakat sekitar.

Kapolrestabes Medan, Kombes Teddy, dengan sigap turun langsung untuk menyelidiki kejadian tragis ini. Menurut beliau, ledakan tersebut dipicu oleh kebocoran gas di sebuah pangkalan gas yang terletak di Jalan Medan-Batang Kuis. “Asal-usul ledakan di pangkalan gas yang sudah kita garis polisi,” ungkap Teddy.

Saat ledakan terjadi, tidak sedikit orang yang berada di dalam gedung pangkalan gas tersebut. “Ya, di dalamnya ada terdapat karyawan,” jelas Teddy.

Ketika kebakaran merembet, korban-korban segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Informasi yang diperoleh dari para saksi di sekitar wilayah kebakaran menyebutkan bahwa ada total 13 korban, di antaranya dua orang mengalami luka bakar serius hingga mencapai 90 persen. “Ledakan itu diketahui saksi pertama ada 3 ledakan, baru berlanjut ledakan yang lain,” tambah Teddy.

Upaya penyelidikan dan pemulihan terus dilakukan oleh tim Polrestabes Medan. Mereka juga telah berkomunikasi dengan Labfor Polda untuk mendapatkan analisis lebih lanjut. “Pemilik akan kita periksa seperti apa usaha yang dijalankan. Kalau kita lihat ini usahanya harusnya pangkalan, tempat menjual. Tapi ini kita lihat ada gudang dan akan kita dalami,” jelas Teddy menegaskan.

Tragedi ledakan di Sei Rotan, Percut Seituan, Medan, menjadi pukulan keras bagi masyarakat setempat. Namun, dari balik tragedi ini, terbitlah harapan untuk memperbaiki standar keselamatan dan menghindari kejadian serupa di masa depan.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru