Prabowo Minta Kementerian Pinjamkan Aset Nganggur untuk Percepat Sekolah Rakyat
TABANAN Presiden Prabowo Subianto meminta kementerian dan lembaga untuk meminjamkan aset bangunan yang tidak terpakai agar dapat dimanfa
NASIONAL
JAKSEL -Setelah insiden tragis yang menimpa seorang bocah SMP di Tebet, Jakarta Selatan, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memberikan sorotan terhadap peran guru dalam mendeteksi dini persoalan yang dihadapi para siswa. KPAI mendorong agar para guru di semua sekolah di Jakarta lebih memperhatikan anak didiknya dan dapat melakukan deteksi dini atas persoalan yang mungkin dihadapi oleh para siswa.
Menurut Komisioner KPAI, Aris Adi Leksono, peran guru sangat penting dalam memberikan perhatian kepada anak-anak di sekolah. “Pada guru-guru tentu terpenting berikan perhatian, banyak melakukan komunikasi dan dialog pada anak, tentu kami harap guru bisa melakukan deteksi dini terkait situasi anak,” ujarnya dalam pernyataannya kepada wartawan.
Deteksi dini oleh guru bisa menjadi kunci penting dalam mengantisipasi peristiwa-peristiwa yang merugikan seperti yang dialami oleh bocah SMA di Tebet. Aris Adi Leksono menekankan bahwa guru setidaknya harus mampu mengenali tanda-tanda anak yang mungkin sedang mengalami masalah. Misalnya, jika seorang siswa terlihat murung atau cenderung tertutup, guru bisa mengajaknya berkomunikasi untuk mencari tahu apa yang sedang dialami oleh siswa tersebut.
“Sehingga tak terjadi perasaan-perasaan yang kemudian situasi anak merasa dia tak diperhatikan dan seterusnya, semacam itu,” jelasnya.
KPAI juga menyatakan bahwa mereka masih menantikan hasil pemeriksaan atau asesmen dari psikolog ahli untuk mengetahui secara pasti penyebab dari insiden tragis yang menimpa bocah SMP tersebut. Asesmen ini juga diharapkan dapat memberikan gambaran tentang kondisi psikologis anak tersebut.
“Pendampingan psikologis yang diberikan oleh PPA, yang memang memiliki fungsi melakukan pelayanan itu, kami fungsinya memastikan penanganan pada korban maksimal, tak sekadar kejadian tapi pemulihan termasuk pada keluarga korban dan teman-temannya yang ada di sekolah ini,” ungkap Aris Adi Leksono.
Lebih lanjut, Aris Adi Leksono menjelaskan bahwa sistem perlindungan anak melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, seperti PPA, Dinas Pendidikan, dan Kepolisian. Mereka semua terlibat dalam menyelidiki insiden tersebut agar dapat mengetahui dengan pasti apa yang terjadi dan motif di balik peristiwa tragis tersebut.
Dengan demikian, peran guru sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dini masalah yang dihadapi oleh siswa menjadi sangat penting. Diharapkan dengan deteksi dini yang tepat, peristiwa-peristiwa yang merugikan seperti yang terjadi di Tebet dapat dihindari, dan anak-anak dapat mendapatkan perlindungan serta bantuan yang mereka butuhkan.
(N/014)
TABANAN Presiden Prabowo Subianto meminta kementerian dan lembaga untuk meminjamkan aset bangunan yang tidak terpakai agar dapat dimanfa
NASIONAL
BENER MERIAH Gempa bumi dengan magnitudo 4,2 mengguncang wilayah Kabupaten Bener Meriah, Aceh, pada Minggu (7/6/2026) siang. Badan Meteo
PERISTIWA
BANDA ACEH Kepulangan jemaah haji Embarkasi Aceh Tahun 1447 H/2026 M dijadwalkan berlangsung selama 16 hari, mulai 15 hingga 30 Juni 202
NASIONAL
JAKARTA Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menyebut Presiden Partai Buruh Said Iqbal akan
NASIONAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merespons usulan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai yang menginginkan agar war
NASIONAL
TABANAN Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa upaya untuk mewujudkan kehidupan yang layak bagi seluruh rakyat Indonesia membutuhkan
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah di Indonesia agar dapat digunakan pada Tahun Ajaran 2
NASIONAL
MEDAN Presiden ke7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan menyaksikan langsung pertandingan Piala AFF U19 antara Tim
NASIONAL
TABANAN Presiden Prabowo Subianto mengaku puas sekaligus gembira melihat perkembangan program Sekolah Rakyat yang kini mulai mendapatkan
PENDIDIKAN
TABANAN Presiden Prabowo Subianto memberikan pesan motivasi kepada para siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 di Tabanan, Bali
NASIONAL