BREAKING NEWS
Senin, 23 Maret 2026

Bentrokan Ormas di Blora Berakhir Damai, Bupati Arief Rohman Serukan Perdamaian

BITVonline.com - Rabu, 15 Januari 2025 13:00 WIB
Bentrokan Ormas di Blora Berakhir Damai, Bupati Arief Rohman Serukan Perdamaian
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Blora – Bentrokan yang melibatkan dua organisasi masyarakat (ormas), Pemuda Pancasila (PP) dan Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB), mencoreng ketenangan Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Peristiwa ini terjadi di dua lokasi berbeda, yakni di Perempatan Karangjati dan Kecamatan Kunduran, Selasa (14/1/2025), yang menyebabkan 12 orang terluka.

Merespons kejadian tersebut, Bupati Blora, Arief Rohman, segera menginisiasi pertemuan damai dengan memanggil Ketua PP Blora, Munaji, dan Ketua GRIB Jaya Blora, Sugiyanto. Keduanya menandatangani pernyataan damai yang disaksikan oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora pada Rabu (15/1/2025).

“Pada kesempatan ini kita menyaksikan bersama bahwa kedua belah pihak, PP dan GRIB, telah membuat dan menandatangani surat pernyataan perdamaian untuk menciptakan situasi yang aman di Blora,” ujar Arief. Ketua PP Blora, Munaji, yang akrab disapa Mbah Mun, menegaskan komitmennya untuk menjaga perdamaian dan tidak mengulangi peristiwa serupa.

“Salam Pancasila, saya Mbah Mun, Ketua Pemuda Pancasila Blora. Kejadian kemarin kita jadikan pelajaran dan yang terakhir. Mulai detik ini, kita berkomitmen menjaga kesepakatan damai,” tegasnya. Ketua GRIB Jaya Blora, Sugiyanto, menyambut baik langkah perdamaian tersebut.

“Saya menyambut baik iktikad baik Mbah Mun. Mari kita ciptakan Blora yang damai, sejuk, dan indah,” ucapnya. Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, mengungkapkan bahwa hingga saat ini polisi telah mengamankan 19 orang terduga pelaku yang terlibat dalam bentrokan tersebut.

“Sampai saat ini ada 19 terduga pelaku yang kami amankan dan masih dalam pemeriksaan. Beberapa benda seperti kayu dan batu digunakan sebagai alat dalam bentrokan,” ujar Wawan dalam konferensi pers. Bupati Arief menyampaikan rasa prihatin sekaligus permohonan maaf kepada masyarakat atas insiden yang mengganggu keamanan di Blora.

“Kami menyesalkan kejadian ini dan meminta maaf. Blora selama ini dikenal sebagai wilayah yang aman dan kondusif,” katanya. Langkah cepat berbagai pihak dalam menyelesaikan konflik ini diharapkan dapat memulihkan suasana damai di Blora dan menjadi pelajaran penting dalam menjaga keharmonisan sosial.

(christie)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru