BREAKING NEWS
Selasa, 24 Maret 2026

Imbas Kebakaran Maut di Ruko, Jalan Mampang Prapatan Arah Pejaten Ditutup

BITVonline.com - Jumat, 19 April 2024 03:17 WIB
Imbas Kebakaran Maut di Ruko, Jalan Mampang Prapatan Arah Pejaten Ditutup
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -Suasana sedih dan duka mendalam menyelimuti kawasan Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan, setelah sebuah ruko toko bingkai dilanda kebakaran yang mengakibatkan tujuh orang tewas, yang tak lain adalah satu keluarga yang tak sempat menyelamatkan diri. Kejadian tragis ini memberikan pukulan berat bagi masyarakat sekitar, serta menimbulkan dampak besar terhadap arus lalu lintas di sekitar lokasi kebakaran.

Pada hari Jumat (19/4), kebakaran tersebut mengakibatkan penutupan sementara jalan raya di depan ruko tersebut karena petugas pemadam kebakaran masih berjuang memadamkan sisa-sisa api dan melakukan pendinginan. Situasi semakin rumit ketika arus lalu lintas di perempatan Jalan Kapten Tendean mengalami kemacetan total, sedangkan lalin di underpass Mampang Prapatan tetap lancar.

Kasudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Syamsul Huda, menyatakan bahwa ketujuh jenazah korban telah berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit. Mereka adalah dua wanita dewasa, tiga pria dewasa, satu anak di bawah umur, dan satu balita. Selain itu, ada lima orang yang selamat namun mengalami luka bakar, mereka saat ini dirawat di RSPP dan RSUD Mampang.

Kepedihan dan kesedihan turut dirasakan oleh keluarga korban, tetangga sekitar, serta pihak yang terlibat dalam upaya penyelamatan dan penanganan kebakaran. Mobil damkar terparkir di depan jalanan ruko tersebut, sementara petugas pemadam kebakaran dan kepolisian tampak sibuk mengatur lalu lintas dan memastikan situasi tetap terkendali.

Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan dalam segala aktivitas, serta perlunya kewaspadaan dan kesiapan dalam menghadapi bencana seperti kebakaran. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini, serta semoga peristiwa serupa tidak terulang di masa depan.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru