Pengungsi Bencana Tandihat di Huntara: Nyaman Tapi Rindu Rumah Sendiri
TAPSEL Sejumlah warga Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, menyatakan merasa n
NASIONAL
BITVONLINE.COM -Ketegangan antara Iran dan Israel telah memperoleh perhatian luas dari publik internasional, terutama terkait dengan masalah uranium. Sebagai negara dengan potensi uranium yang luar biasa, tindakan Iran terkait pengayaan dan penimbunan uranium menjadi sorotan utama.
Pada Senin (26/2/2024), Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengumumkan bahwa Iran terus meningkatkan jumlah cadangan uraniumnya serta mempercepat produksi uranium yang diperkaya hingga 60 persen. Laporan IAEA menunjukkan bahwa total cadangan uranium Iran telah mencapai 5.525,5 kg pada 10 Februari, melebihi batas yang disepakati dalam perjanjian internasional tahun 2015.
Meskipun Iran menyatakan bahwa program nuklirnya hanya untuk tujuan sipil dan penelitian, peningkatan jumlah cadangan uranium yang diperkaya menjadi perhatian serius bagi komunitas internasional. Langkah-langkah Iran yang tampaknya membatasi pengawasan IAEA, termasuk penonaktifan perangkat pengawasan di lokasi tertentu, telah menimbulkan kekhawatiran yang lebih besar.
Dukungan Iran terhadap produksi uranium tingkat tinggi telah menimbulkan reaksi dari pihak internasional. Pernyataan dari Rafael Grossi, Direktur Jenderal IAEA, mengindikasikan keprihatinan yang mendalam terhadap kebenaran dan kelengkapan deklarasi perlindungan Iran.
Sementara itu, dalam konteks yang sama, penting untuk memahami esensi uranium sebagai unsur kimia yang penting dalam konteks energi nuklir. Uranium, sebagai logam berat yang melimpah di kerak bumi, telah menjadi sumber energi terkonsentrasi selama puluhan tahun.
Berbagai jenis mineral uranium seperti pitchblende, uranit, karnotit, autunit, dan torbernit memiliki peran kunci dalam industri nuklir sebagai bahan bakar. Peluruhan radioaktif uranium juga menjadi sumber utama panas di dalam Bumi, mempengaruhi proses konveksi dan pergeseran benua.
Namun, penggunaan uranium juga memicu perdebatan etis dan keamanan global. Potensi energi yang besar dari uranium juga diimbangi dengan risiko keamanan dan lingkungan yang signifikan.
Ketegangan antara Iran dan Israel, yang turut memengaruhi isu uranium, menunjukkan kompleksitas geopolitik yang melibatkan kepentingan nasional, keamanan regional, dan upaya pengendalian senjata nuklir.
Dalam konteks ini, peran Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menjadi sangat penting dalam memantau dan menilai kepatuhan negara-negara terhadap perjanjian internasional terkait penggunaan uranium dan kegiatan nuklir lainnya.
Sementara dunia terus memantau perkembangan ini, harapan akan solusi diplomatis dan penyelesaian yang aman atas ketegangan Iran-Israel dan isu uranium menjadi fokus bagi komunitas internasional.
(N/014)
TAPSEL Sejumlah warga Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, menyatakan merasa n
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan tahun 2026 sebagai momentum penguatan sistem hubungan industrial nasional. Langkah ini be
EKONOMI
PADANGSIDIMPUAN Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan bantuan Jaminan Hidup bagi warga terdampak bencana banjir dan tanah lo
NASIONAL
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menilai tuntutan hukuman mati bagi anak buah kapal (ABK) asal Medan, Fandi Ramadh
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Dengan suara bergetar dan mata berkacakaca, ibunda Fandi Ramadhan, Nirwana, menyampaikan permohonan penuh haru agar putranya di
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPSEL Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyalurkan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada 418 warga Desa Hutagodang, Kecamatan Batangtoru,
EKONOMI
MEDAN Pada malam ke3 bulan suci Ramadhan, Ustad Jumana Farid menekankan pentingnya sholat sebagai tiang agama dalam tausyiah singkat ya
AGAMA
JAKARTA Biaya politik yang tinggi disebut sebagai salah satu akar persoalan korupsi di Indonesia. Direktur Indonesia Political Review (I
POLITIK
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Nasir Djamil, menilai pengakuan Presiden ke7 RI, Joko Widodo (Jokowi), yang menyatak
POLITIK
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina, Muhammad Kerry Adrianto Riza, mengungkit
HUKUM DAN KRIMINAL