BREAKING NEWS
Rabu, 24 Juni 2026

75 Kontrakan dan 20 Rumah Terbakar di Jakbar, Ratusan Warga Mengungsi

BITVonline.com - Minggu, 17 Maret 2024 06:30 WIB
75 Kontrakan dan 20 Rumah Terbakar di Jakbar, Ratusan Warga Mengungsi
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -Sebuah musibah besar menerpa warga Jalan Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat pada Minggu (17/3/2024) dini hari. Kebakaran dahsyat yang diduga dipicu oleh korsleting listrik merenggut 75 petak kontrakan dan 20 rumah warga. Teror api itu tidak pandang bulu, merayap dengan cepat memporak-porandakan hunian dan menyisakan duka mendalam di tengah malam.

Ketua RT 14 RW 03 Kelurahan Kota Bambu Selatan, Sonia, dengan berat hati mengumumkan langkah darurat yang harus diambil untuk mengatasi keadaan. Ratusan warga yang terdampak langsung diungsikan ke Masjid Al Karim yang terdekat. “Untuk sementara, warga diperbolehkan tinggal di lantai dua Masjid Al Karim,” ujarnya dengan suara penuh kepedulian kepada wartawan.

Namun, di balik langkah tanggap darurat ini, Sonia mengakui bahwa belum ada angka pasti berapa jumlah warga yang harus diungsikan. “Masih kami data sampai sekarang, perkiraan 200-300 warga yang terdampak,” ungkapnya dengan nada keprihatinan.

Tak hanya persoalan pengungsian yang mendesak, namun kebutuhan pokok juga menjadi perhatian utama. Sonia mengonfirmasi bahwa saat ini baru tersedia bantuan makanan yang akan segera disalurkan menjelang waktu berbuka puasa. Namun, bantuan lain seperti pakaian, obat-obatan, atau keperluan lainnya masih belum tersedia hingga pagi tadi. “Per pagi ini rencananya baru ada bantuan makanan yang akan didapat warga. Selebihnya, masih kami koordinasikan,” tambahnya dengan harap.

Di tengah keprihatinan akan kehilangan dan kerugian material, tetes air mata warga yang terdampak bercampur dengan semangat untuk bangkit kembali. Kebakaran ini bukan hanya merenggut aset fisik, tetapi juga menggores luka emosional yang mendalam. Namun, di antara reruntuhan, bunga harapan tumbuh di antara warga yang bersatu padu.

Dengan kepala tegak dan semangat berkobar, mereka menatap masa depan yang lebih baik, bertekad untuk bangkit dari puing-puing bencana. Bersama-sama, mereka berharap akan bantuan dan dukungan dari berbagai pihak untuk membantu mereka pulih dan kembali membangun hidup mereka.

Momen kelam di Kota Bambu Selatan mengingatkan kita akan kekuatan solidaritas dan kepedulian dalam menghadapi bencana. Di balik cobaan yang menimpa, sinar harapan masih bersinar terang, membawa pesan bahwa bersatu adalah kunci untuk mengatasi setiap tantangan.

(K/09)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru