IHSG Dibuka Melemah ke 7.410, Pasar Saham Masuk Zona Merah di Awal Pekan
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan awal pekan, Senin (13/4/2026). IHSG tercatat berada di zona m
EKONOMI
JAMBI – Jembatan Pedestrian Gentala Arasy, ikon wisata Kota Jambi, mengalami insiden pada Kamis (8/5/2025) sore setelah dihantam oleh sebuah tongkang bermuatan batubara saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Insiden ini terekam dalam video yang kini viral di media sosial dan memicu perhatian publik.
Dalam video yang diterima redaksi, terlihat tongkang bermuatan batubara tinggi di bagian depan dan belakang terseret arus Sungai Batanghari yang deras. Dua unit tugboat terlihat berupaya mengarahkan tongkang agar tidak menabrak struktur jembatan, namun usaha tersebut gagal.
"Numbur, numbur. Nah, tongkang numbur. Putus, Batanghari, Jembatan Gentala putus," terdengar suara panik dalam video rekaman warga yang menyaksikan kejadian tersebut.
Menanggapi hal ini, Direktur Polairud Polda Jambi, Kombes Pol Agus Tri, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengirimkan tim ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. "Anggota kami sedang memeriksa ke lokasi," ujar Agus Tri saat dikonfirmasi.
Kasudit Gakkum Polairud Polda Jambi, AKBP Ade Chandra, menambahkan bahwa tongkang yang terlibat bernama Equator 5 dan hanya menabrak bagian fender jembatan, bukan tiang utamanya. "Tiang utamanya tidak kena. Yang kena fendernya, tetapi tidak parah," jelasnya.
Jembatan Gentala Arasy merupakan jembatan pedestrian ikonik yang menghubungkan kawasan Seberang Kota Jambi dengan pusat kota. Diresmikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla pada 28 Maret 2015, jembatan ini dibangun dengan anggaran sebesar Rp88,7 miliar dan menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Jambi.
Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk mengetahui penyebab pasti insiden dan memastikan keamanan struktur jembatan pascakejadian.– Jembatan Pedestrian Gentala Arasy, ikon wisata Kota Jambi, mengalami insiden pada Kamis (8/5/2025) sore setelah dihantam oleh sebuah tongkang bermuatan batubara saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Insiden ini terekam dalam video yang kini viral di media sosial dan memicu perhatian publik.
Dalam video yang diterima redaksi, terlihat tongkang bermuatan batubara tinggi di bagian depan dan belakang terseret arus Sungai Batanghari yang deras. Dua unit tugboat terlihat berupaya mengarahkan tongkang agar tidak menabrak struktur jembatan, namun usaha tersebut gagal.
"Numbur, numbur. Nah, tongkang numbur. Putus, Batanghari, Jembatan Gentala putus," terdengar suara panik dalam video rekaman warga yang menyaksikan kejadian tersebut.
Menanggapi hal ini, Direktur Polairud Polda Jambi, Kombes Pol Agus Tri, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengirimkan tim ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. "Anggota kami sedang memeriksa ke lokasi," ujar Agus Tri saat dikonfirmasi.
Kasudit Gakkum Polairud Polda Jambi, AKBP Ade Chandra, menambahkan bahwa tongkang yang terlibat bernama Equator 5 dan hanya menabrak bagian fender jembatan, bukan tiang utamanya. "Tiang utamanya tidak kena. Yang kena fendernya, tetapi tidak parah," jelasnya.
Jembatan Gentala Arasy merupakan jembatan pedestrian ikonik yang menghubungkan kawasan Seberang Kota Jambi dengan pusat kota. Diresmikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla pada 28 Maret 2015, jembatan ini dibangun dengan anggaran sebesar Rp88,7 miliar dan menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Jambi.
Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk mengetahui penyebab pasti insiden dan memastikan keamanan struktur jembatan pascakejadian.*
(km/j006)
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan awal pekan, Senin (13/4/2026). IHSG tercatat berada di zona m
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan awal pekan, Senin (13/4/2026). Mata uang
EKONOMI
JAKARTA Komisi Nasional Haji (Komnas Haji) meminta wacana penerapan sistem war tiket untuk keberangkatan ibadah haji dikaji lebih mend
NASIONAL
MEDAN Seorang jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI), Sutrisno Pangaribuan menyebutkan, potongan video ceramah Muhammad Jusuf Ka
NASIONAL
JAKARTA Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan tajam pada perdagangan awal pekan ini, Senin (13/4
EKONOMI
JAKARTA Hasil survei terbaru Lembaga Survei Indonesia menunjukkan mayoritas masyarakat Indonesia masih mengenal dan menilai Pancasila se
NASIONAL
JAKARTA Polemik pengadaan motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Badan Gizi Nasional (BGN) terus bergulir. Dewan Pe
POLITIK
JAKARTA Polemik terkait isu ijazah Presiden ke7 RI Joko Widodo kembali memanas. Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menyampaikan pesan e
POLITIK
JAKARTA Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengajak umat Islam untuk menjaga adab dan kehormatan AlQur&039an menyusul kasus dua wa
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengingatkan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) untuk tetap berpedoman pada aturan dalam
POLITIK