BREAKING NEWS
Rabu, 12 Agustus 2026

11 Nyawa Melayang! Ini Identitas Korban Ledakan di Lokasi Pemusnahan Amunisi Garut

- Senin, 12 Mei 2025 15:14 WIB
11 Nyawa Melayang! Ini Identitas Korban Ledakan di Lokasi Pemusnahan Amunisi Garut
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JABAR -Sebuah insiden tragis terjadi di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Senin pagi (12/5/2025). Ledakan besar yang terjadi saat kegiatan resmi pemusnahan amunisi tidak layak pakai mengakibatkan 11 orang meninggal dunia di tempat, terdiri dari personel militer dan warga sipil.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.30 WIB di area pemusnahan bahan peledak yang dilaksanakan oleh pihak TNI. Berdasarkan laporan pendahuluan Unit Intelijen Kodim 0611/Garut, insiden diduga disebabkan oleh sisa amunisi yang belum sepenuhnya stabil.

Daftar Sementara Korban Tewas:

Kolonel Cpl Antonius Hermawan, ST., MM.

Mayor Cpl Anda Rohanda

Agus bin Kasmin

Ipan bin Obur

Anwar bin Inon

Iyus Ibing bin Inon

Iyus Rizal bin Saepuloh

Toto

Dadang

Rustiawan

Endang

Semua korban langsung dievakuasi ke RSUD Pameungpeuk, Garut, untuk proses identifikasi dan otopsi.

TNI dan Instansi Terkait Lakukan Investigasi

Komandan Kodim 0611/Garut bersama jajaran tengah melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap penyebab pasti ledakan serta menelusuri kemungkinan adanya kelalaian prosedur dalam pelaksanaan pemusnahan.

Sementara itu, lokasi kejadian telah dinyatakan aman, namun aparat TNI, BPBD, dan pihak kepolisian terus melakukan monitoring ketat guna mencegah potensi ledakan susulan.

"Kami pastikan situasi di lapangan sudah terkendali. Investigasi akan mengungkap kronologi dan penyebab utamanya," ujar seorang pejabat Kodim 0611/Garut.

Warga diimbau untuk tidak mendekati area-area militer saat kegiatan pemusnahan amunisi berlangsung. Kejadian ini menjadi peringatan keras tentang pentingnya disiplin dan kehati-hatian dalam operasi militer terbuka.

Tunggu Laporan Resmi

Pihak berwenang akan merilis laporan lengkap berisi kronologi kejadian, hasil investigasi teknis, serta data final para korban setelah proses identifikasi selesai dilakukan oleh tim gabungan TNI, Kepolisian, BPBD, dan RSUD Pameungpeuk.*

(pj/j006)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru