BREAKING NEWS
Rabu, 01 April 2026

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 1 Km di Atas Puncak

- Selasa, 13 Mei 2025 08:01 WIB
Gunung Semeru Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 1 Km di Atas Puncak
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

LUMAJANG -Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Selasa (13/5/2025) sekitar pukul 04.54 WIB.

Letusan tersebut memuntahkan kolom abu setinggi 1 kilometer di atas puncak Mahameru atau sekitar 4.676 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Yadi Yuliandi, menyebut kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal mengarah ke barat.

"Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 165 detik," jelasnya.

Sebelumnya, Semeru juga meletus pada pukul 00.23 WIB, dengan kolom letusan setinggi 600 meter dari puncak. Erupsi tersebut juga menghasilkan kolom abu tebal mengarah ke barat dengan durasi 150 detik.

Menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), status Gunung Semeru masih berada di Level II (Waspada). Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan lahar hujan.

PVMBG juga mengeluarkan sejumlah larangan aktivitas di area rawan bencana:

Tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara Besuk Kobokan sejauh 8 km dari puncak.

Di luar jarak tersebut, dilarang beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan.

Tidak beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah/puncak Semeru karena potensi bahaya lontaran batu pijar.

Warga di sepanjang aliran Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat diminta untuk selalu waspada terhadap potensi lahar dan awan panas yang bisa terjadi sewaktu-waktu, terlebih jika terjadi hujan deras di sekitar kawasan puncak.

Pemerintah daerah dan tim tanggap bencana telah dikerahkan untuk memantau perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Semeru secara intensif dan memastikan informasi disampaikan secara cepat kepada masyarakat.*

(bs/j006)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru