BREAKING NEWS
Senin, 23 Maret 2026

Tujuh Ruang Kelas SDN 1203 Padang Hasior Ludes Terbakar, Penyebab Masih Diselidiki

- Senin, 19 Mei 2025 17:22 WIB
Tujuh Ruang Kelas SDN 1203 Padang Hasior Ludes Terbakar, Penyebab Masih Diselidiki
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PADANG LAWAS - Musibah kebakaran hebat melanda SD Negeri 1203 Padang Hasior, Kecamatan Sihapas Barumun, Kabupaten Padang Lawas, Senin (19/5/2025). Tujuh ruang kelas dilaporkan hangus terbakar dalam insiden yang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB.

Menurut informasi yang dihimpun, api pertama kali terlihat membumbung dari bagian atap gedung sekolah, sebelum akhirnya menjalar dengan cepat ke ruang kelas lainnya. Warga yang melihat kepulan asap dan kobaran api langsung berupaya memberi bantuan.

"Api menjalar sangat cepat dari satu kelas ke kelas lainnya hingga tujuh ruang kelas habis terbakar," ujar seorang warga sekitar.

Camat Sihapas Barumun, Leliana Harahap membenarkan kejadian ini. Ia mengaku sudah turun langsung meninjau lokasi bersama pihak terkait.

Kepala Satpol PP dan Damkar Padang Lawas, Agus Saputra Daulay, SH, juga mengonfirmasi kejadian tersebut. Pihaknya langsung mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi untuk menjinakkan api.

"Begitu menerima laporan, tim kami langsung turun ke lokasi. Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah berjibaku selama beberapa waktu," ungkap Agus.

Sementara itu, Kapolsek Barumun Tengah, AKP Rahmad Saleh Nainggolan, SH, menyebut bahwa pihak kepolisian sudah melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP) dan saat ini masih melakukan penyelidikan guna mencari tahu penyebab pasti kebakaran.

"Tidak ada korban jiwa, tetapi kerugian materi cukup besar karena tujuh ruang kelas ludes. Untuk penyebab kebakaran, kami masih menunggu hasil penyelidikan," tegas AKP Rahmad.

Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar dan pihak pemerintah daerah. Penanganan pascakebakaran dan rencana pemulihan fasilitas pendidikan kini menjadi prioritas.*

(ws/j006)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru