BREAKING NEWS
Senin, 23 Maret 2026

M4yat Pria Mengapung Gegerkan Warga di Perairan Paluh Karang, Diduga Warga Aceh Tamiang

Adelia Syafitri - Jumat, 27 Juni 2025 20:23 WIB
M4yat Pria Mengapung Gegerkan Warga di Perairan Paluh Karang, Diduga Warga Aceh Tamiang
Penemuan sosok mayat pria yang mengapung di laut di sekitar perairan Paluh Karang, Desa Serang Jaya Hilir, Kecamatan Pematang Jaya, Kabupaten Langka, Jumat (27/6/2025). (foto: fb ali asan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

LANGKAT – Warga di sekitar perairan Paluh Karang, Desa Serang Jaya Hilir, Kecamatan Pematang Jaya, Kabupaten Langkat digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengapung di laut pada Jumat (27/6/2025).

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan setempat, Legimin (45), saat sedang mencari ikan di perairan sekitar pukul 09.30 WIB.

Ia melihat sesosok tubuh dalam posisi telungkup, mengenakan celana jins biru dan kaus hitam.

Legimin langsung melaporkan temuan tersebut kepada Kepala Desa, yang kemudian diteruskan kepada pihak Polsek Pangkalan Susu.

Petugas yang datang ke lokasi segera melakukan evakuasi jenazah dan membawanya ke Puskesmas Pematang Jaya.

Berdasarkan pemeriksaan awal, korban tidak membawa identitas atau tanda pengenal.

Tidak lama kemudian, sejumlah warga dari Desa Binjai, Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang mendatangi puskesmas.

Mereka mengaku tengah mencari anggota keluarga yang hilang beberapa hari terakhir.

Setelah mencocokkan ciri-ciri fisik korban, mereka meyakini bahwa mayat tersebut adalah Deni Syahputra (26).

"Cocok dengan baju dan celana terakhir yang dikenakan saat meninggalkan rumah," ujar salah seorang keluarga korban.

Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah Deni kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Langkat terkait penyebab pasti kematian korban.

Upaya konfirmasi kepada Kasat Reskrim Polres Langkat, AKP Pandu Batubara, dan Kasi Humas AKP Rajendra Kesuma juga belum mendapatkan tanggapan.

Pihak keluarga berharap kepolisian segera mengungkap penyebab kematian dan menelusuri kemungkinan adanya tindak kriminal.*

(mi/a008)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru