Wapres Gibran Tinjau Persiapan Arus Mudik Lebaran 2026 di JMTC, Imbau Pemudik Tetap Waspada
BEKASI Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) di
NASIONAL
JAKARTA – Pernah merasa udara malam terasa lebih dingin saat langit begitu cerah tanpa awan?
Ternyata, itu bukan sekadar perasaan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa fenomena tersebut memang memiliki penjelasan ilmiah yang masuk akal.
Unggahan di media sosial yang membahas hal ini sempat menarik perhatian publik pada awal Maret lalu.
Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa langit cerah tanpa awan menyebabkan panas dari permukaan Bumi cepat menghilang karena tidak ada awan yang menahannya.
Akibatnya, udara malam terasa jauh lebih dingin.
Keterangan ini dibenarkan oleh Ketua Tim Kerja Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Ida Pramuwardani.
Ia menjelaskan bahwa langit cerah tanpa awan memang menjadi salah satu penyebab utama turunnya suhu udara secara drastis pada malam hari.
"Langit cerah tanpa awan memungkinkan radiasi permukaan Bumi cepat menghilang saat malam hari, menyebabkan pendinginan yang cukup ekstrem di permukaan," ujar Ida, Jumat (15/8/2025).
Penurunan suhu ekstrem saat malam hari tersebut dikenal dengan istilah bediding, sebuah istilah lokal yang merujuk pada kondisi udara sangat dingin di malam hingga pagi hari, terutama saat puncak musim kemarau.
"Fenomena ini lazim terjadi pada bulan Juli hingga Agustus, dan umumnya lebih terasa di wilayah dataran tinggi seperti Dieng, Bromo, atau Ruteng," jelas Ida.
Meskipun begitu, bediding juga dapat dirasakan secara luas di wilayah selatan khatulistiwa, termasuk Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
BMKG mencatat setidaknya tiga faktor utama yang memicu fenomena bediding, yaitu:
1. Angin Timuran dari Australia
Angin ini bersifat kering dan dingin, terjadi karena aktifnya monsun dingin Australia pada periode Juni–Agustus.
2. Langit Cerah Tanpa Awan
Tidak adanya awan membuat panas dari Bumi langsung terlepas ke atmosfer luar, tanpa penghalang, sehingga suhu udara turun drastis.
3. Kelembapan Udara yang Rendah
Udara kering tidak mampu menahan panas seefektif udara lembap, sehingga suhu permukaan cepat menurun saat malam tiba.
BMKG memperkirakan bahwa fenomena bediding akan berlangsung hingga awal September 2025, seiring masih berlangsungnya musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia bagian selatan.
Meski bukan kondisi berbahaya, masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia, agar tidak mengalami gangguan kesehatan akibat suhu dingin ekstrem.*
(km/a008)
BEKASI Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) di
NASIONAL
JAKARTA Kurnia Royani, salah satu tersangka dalam kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke7 Joko Widodo (Jokowi), melontarkan kritik keras
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengumumkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditujukan untuk anak
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, melaksanakan aksi sosial dengan membagikan ratusan bingkisan sembako dan Tunjanga
NASIONAL
JAKARTA Dokter Tifauzia Tyassuma, atau yang akrab disapa Dokter Tifa, mengungkapkan keputusannya untuk menarik diri sejenak dari polemik
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Anggota Komisi III DPR RI, Mangihut Sinaga, SH, MH, menggelar kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Aula Pendopo Giri Moyo,
NASIONAL
JAKARTA Sebuah survei terbaru yang dilakukan oleh Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Univers
EKONOMI
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa Indonesia membuka peluang impor minyak dari berb
EKONOMI
TABANAN Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Tabanan mengimbau seluruh masyarakat untuk segera mengurus proses Balik Nama (Peralihan Hak
NASIONAL
MEDAN Polisi akhirnya mengungkapkan motif di balik tindak pidana pembunuhan yang dilakukan oleh Syawal Ardiansyah Nasution (22), yang me
HUKUM DAN KRIMINAL