BREAKING NEWS
Selasa, 17 Februari 2026

Denpasar dan Badung Dikepung Banjir, Polda Bali dan Jajaran Evakuasi Warga

Fira - Rabu, 10 September 2025 19:02 WIB
Denpasar dan Badung Dikepung Banjir, Polda Bali dan Jajaran Evakuasi Warga
Polda Bali dan Jajaran Evakuasi Warga (foto: fira/bitv)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DENPASAR - Hujan deras yang mengguyur wilayah Denpasar dan Badung selama dua hari berturut-turut menyebabkan bencana banjir di berbagai titik. Polda Bali bersama tim gabungan dari SAR dan BPBD langsung turun tangan melakukan proses evakuasi warga yang terdampak sejak Rabu dini hari.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandhy S.I.K., mengungkapkan bahwa hampir seluruh wilayah Denpasar dan Badung mengalami dampak serius akibat curah hujan ekstrem yang berlangsung hampir tanpa henti.

"Debit hujan yang tinggi dan berlangsung terus-menerus menyebabkan banjir di berbagai wilayah. Banyak fasilitas umum terendam, rumah-rumah warga rusak, dan beberapa bahkan rubuh di bantaran sungai Jalan Hasanudin, Denpasar," jelas Ariasandhy dalam keterangan resminya, Rabu (10/9).

Personel gabungan dari Polda Bali, TNI, SAR, dan BPBD terlihat bahu-membahu mengevakuasi warga, terutama kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan ibu hamil. Barang-barang milik warga juga sebisa mungkin diselamatkan dari genangan air yang cukup tinggi.

"Sejak subuh hingga sekarang, personel kita terus bekerja di lapangan. Mereka menyelamatkan warga dan membantu evakuasi barang-barang penting dari rumah yang terendam," ujar Ariasandhy.

Sampai berita ini diturunkan, jumlah korban jiwa dan total kerugian material masih dalam proses pendataan di masing-masing posko tanggap darurat.

"Kami berharap tidak ada korban jiwa. Mari kita bersama-sama berdoa agar bencana ini segera berlalu dan tidak kembali terjadi," pungkas Kabid Humas.

Polda Bali juga menghimbau masyarakat agar tetap tenang, waspada, dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan. Warga juga diminta untuk menjauhi bantaran sungai, area pohon besar, serta daerah rawan longsor dan banjir selama cuaca ekstrem masih berlangsung.*

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru