BREAKING NEWS
Sabtu, 14 Februari 2026

Gunung Semeru Kembali Erupsi Lima Kali dalam Sehari, Kolom Abu Capai 500 Meter

- Sabtu, 13 September 2025 17:03 WIB
Gunung Semeru Kembali Erupsi Lima Kali dalam Sehari, Kolom Abu Capai 500 Meter
Gunung Semeru erupsi dengan tinggi letusan 500 meter di atas puncak pada Sabtu (13/9/2025) sore (foto: PVMBG)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Lumajang, Jawa TimurGunung Semeru, yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik intensif pada Sabtu (13/9/2025).

Gunung tertinggi di Pulau Jawa ini tercatat mengalami lima kali erupsi dalam satu hari, dengan letusan tertinggi mencapai 500 meter di atas puncak atau 4.176 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Menurut Mukdas Sofian, Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, erupsi terakhir terjadi pada pukul 15.14 WIB dan terekam jelas di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 115 detik.

Baca Juga:
"Kolom abu vulkanik teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke utara dan barat laut," ungkap Mukdas dalam laporan tertulisnya.

Rangkaian Erupsi Gunung Semeru Hari Ini:

Pukul 00.59 WIB – Erupsi pertama, visual tidak teramati.

Pukul 05.09 WIB – Erupsi kedua, tinggi letusan 400 meter.

Pukul 09.39 WIB – Erupsi ketiga, visual tidak teramati, durasi 122 detik.

Pukul 13.45 WIB – Erupsi keempat, tinggi kolom abu 300 meter ke arah barat daya.

Pukul 15.14 WIB – Erupsi kelima, tertinggi hari ini, kolom mencapai 500 meter ke arah barat laut.

Status Masih Waspada (Level II)

Hingga kini, status Gunung Semeru masih berada di Level II (Waspada). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah imbauan dan larangan aktivitas di sekitar kawasan rawan bencana.

Rekomendasi PVMBG:

Dilarang beraktivitas dalam radius 8 km dari puncak di sektor tenggara (Besuk Kobokan).

Di luar radius tersebut, hindari aktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terkena awan panas dan lahar sejauh 13 km.

Tidak beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah/puncak, menghindari risiko lontaran batu pijar.

Mukdas juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai awan panas guguran, lava pijar, serta potensi lahar hujan di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru.

Sungai-sungai yang perlu diwaspadai meliputi Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta anak sungai lainnya.

"Tetap waspada dan ikuti arahan dari pihak berwenang. Jangan mendekati zona berbahaya," tegas Mukdas.

Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari PVMBG dan BPBD setempat, serta menghindari penyebaran hoaks atau informasi yang tidak diverifikasi.*

(j006)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru