BREAKING NEWS
Senin, 16 Februari 2026

DPRD Palembang Minta Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara Usai 13 Murid SD Keracunan

- Jumat, 26 September 2025 15:57 WIB
DPRD Palembang Minta Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara Usai 13 Murid SD Keracunan
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Palembang, Mgs Syaiful Padli (foto:sriwijaya)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
PALEMBANG– Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara, usai 13 murid SD Negeri 178 mengalami mual dan muntah yang diduga akibat menyantap menu MBG.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Palembang, Mgs Syaiful Padli, menegaskan program tersebut harus dievaluasi secara menyeluruh karena menyangkut keselamatan anak-anak.

"Kalau kita total, kasus keracunan akibat program serupa sudah hampir menyentuh angka 5.000 anak di Indonesia. Dan di Palembang, SD 178 menjadi salah satunya. Kami meminta program ini dihentikan sementara, sampai ada perencanaan yang lebih matang," kata Syaiful, Jumat (26/9/2025).

Baca Juga:
Ia juga menekankan pentingnya sertifikasi dapur pengelola MBG agar makanan yang disajikan benar-benar higienis dan layak konsumsi.

"Tim sertifikasi harus benar-benar bekerja. Jangan sampai anak-anak yang seharusnya sehat justru keracunan. Ini perlu kontrol ketat," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pemerintah harus segera melakukan evaluasi total agar kasus serupa tidak kembali terjadi.

"Pemerintah harus segera mengevaluasi, agar kejadian seperti ini tidak terulang. Kita tidak ingin ada lagi anak-anak didik yang menjadi korban," jelasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyampaikan permohonan maaf usai belasan murid SD Negeri 178 mengeluhkan mual dan muntah.

"Pertama, sebagai Wali Kota tentunya saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian ini. Segera kami berkoordinasi dengan MBG ya kaitan ini, kalaupun indikasi (keracunan) itu benar," ujar Ratu Dewa, Kamis (25/9/2025).

Ratu Dewa memastikan seluruh biaya pengobatan ditanggung Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang.

Bahkan, jika masih ada keluhan pascaperawatan, murid akan difasilitasi hingga penjemputan dengan ambulans.

"Saya sampaikan kepada orang tua, sekecil apa pun biaya yang dikeluarkan Pemkot bertanggung jawab. Kalau pun ada keluhan kami siap membantu dan memfasilitasi, dan bila rumahnya jauh maka akan dijemput," tambahnya.*

(KM/P)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
DPRD Palembang Minta Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara Usai 13 Murid SD Keracunan
Bupati Samosir Tinjau Pelaksanaan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Pangururan
Jumlah Korban Keracunan Makan Bergizi Gratis di Bandung Barat Tembus 1.333 Siswa
Viral! Siswa SMK di Jambi Temukan Belatung dalam Menu Makan Bergizi Gratis (MBG)
Wapres Gibran Cicipi Pempek Tumpah di Pasar 16 Ilir Palembang, Warga Antusias Sambut Kedatangan
Rekam Jejak dr Tan Shot Yen, Ahli Gizi yang Kritik Menu MBG Berisi Burger dan Spageti
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru