Danrem 011/Lilawangsa Tegas: Jangan Ada Prajurit Terlibat Judol dan Narkoba
LHOKSEUMAWE Komandan Korem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran meminta prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Korem 011
NASIONAL
SIDOARJO – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) terus mendalami penyebab ambruknya bangunan mushala di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo.
Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto menyatakan bahwa penyelidikan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan tim ahli konstruksi.
"Ini harus dilihat dari awal. Proses saat runtuhnya sudah kami dokumentasikan. Penyelidikannya harus menyeluruh dan kami juga harus ada panduan dari tim ahli konstruksi," ujar Nanang di Sidoarjo, Jumat (3/10).Baca Juga:
Menurutnya, tidak mungkin menyimpulkan penyebab runtuhnya bangunan tanpa memahami proses pembangunan dari awal hingga selesai.
Oleh karena itu, polisi akan melibatkan para ahli, terutama di bidang teknik sipil dan konstruksi bangunan.
"Yang jelas, fokus utama kami saat ini adalah aspek kemanusiaan," tegas Kapolda.
Polda Jatim juga sedang melakukan pendataan korban yang terdampak insiden tersebut.
Pendataan dibagi dalam tiga klaster, yakni santri, pengurus pondok pesantren, dan para pekerja yang saat itu sedang berada di lokasi pembangunan.
"Saat ini masih proses pendataan, dan prioritas kami adalah penanganan kemanusiaan," jelasnya.
Dari seluruh data yang dihimpun hingga hari ini, tercatat sebanyak 53 orang masih belum ditemukan.
Proses pencarian korban terus dilakukan oleh tim SAR gabungan, termasuk melibatkan alat berat.
Namun, seluruh proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati.
"Kami tidak bisa sembarangan dalam proses evakuasi. Di lokasi masih ada jenazah yang belum ditemukan. Karena itu, kami libatkan ahli konstruksi dari ITS dan Kementerian PUPR untuk memandu proses evakuasi agar tidak membahayakan," imbuh Nanang.
Penyelidikan penyebab ambruknya mushala juga akan mengacu pada analisis teknis dari para akademisi dan insinyur profesional.
Tim dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah dilibatkan untuk menilai struktur bangunan dan mencari potensi kelalaian dalam pembangunan.
Runtuhnya mushala ini menjadi sorotan publik karena menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.
Pemerintah daerah dan aparat penegak hukum berkomitmen untuk menuntaskan investigasi serta memastikan peristiwa serupa tidak terulang kembali.*
(vo/a008)
LHOKSEUMAWE Komandan Korem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran meminta prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Korem 011
NASIONAL
MEDAN Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, Saiful Abdi, mengajukan banding atas vonis tujuh tahun penjara dalam perkara kor
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI menjatuhkan sanksi pemberhentian dari jabatan ketua kepada Ketua Bawaslu Kabupat
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Mashudi, memerintahkan seluruh lembaga pemasyarakatan
HUKUM DAN KRIMINAL
SOLO Pengadilan Negeri (PN) Solo menolak seluruh permohonan ganti rugi sebesar Rp4,2 miliar yang diajukan Sugi Nur Raharja alias Gus Nur
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Gugatan Gerakan Masyarakat Sipil Adili Soeharto (GEMAS) terhadap Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang pe
NASIONAL
JAKARTA Timnas Indonesia akan menghadapi Malaysia dalam laga kedua Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026, Senin, 28 September 2026. Pertan
OLAHRAGA
JAKARTA Komisi XIII DPR RI akan mengecek langsung kondisi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat, pada Rabu, 30 S
NASIONAL
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., menegaskan dukungannya terhadap penguatan sinergi antarinstan
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina melepas kepulangan 170 mahasiswa Universitas Pembinaan Masyarakat Indone
PEMERINTAHAN