BREAKING NEWS
Kamis, 19 Maret 2026

Sebelum Rumah Terbakar, Hakim Khamozaro Dapat Panggilan Telepon Misterius

Abyadi Siregar - Kamis, 06 November 2025 14:07 WIB
Sebelum Rumah Terbakar, Hakim Khamozaro Dapat Panggilan Telepon Misterius
Rumah Khamozaro Waruwu, hakim di Pengadilan Negeri Medan, terbakar pada hari Rabu (5/11) malam di kawasan Komplek Taman Harapan Indah, Tanjung Sari, Medan. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Sebuah peristiwa mengejutkan mengguncang lingkungan kediaman hakim di Kota Medan.

Rumah milik Khamozaro Waruwu, hakim di Pengadilan Negeri Medan, tiba‑tiba terbakar pada hari Rabu (5/11) malam di kawasan Komplek Taman Harapan Indah, Tanjung Sari, Medan.

Dalam konferensi pers yang digelar di Mahkamah Agung (MA), Kamis (6/11/2025), Ketua Umum Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) Yasardin menyampaikan bahwa sebelum kebakaran, Khamozaro kerap menerima panggilan telepon misterius dari nomor berbeda‑beda.

Baca Juga:

"Telepon itu dijawab, tapi orangnya tidak mau bicara. Dimatikan lagi. Itu berulang kali, bahkan lebih dari 10 kali, dan terjadi (kebakaran) setelah beliau menangani perkara itu," ujarnya.

Yasardin menegaskan bahwa pihaknya belum ingin berspekulasi soal adanya kaitan langsung antara teror panggilan dan kebakaran tersebut.

Namun, ia mendorong aparat kepolisian untuk menyelidiki secara menyeluruh dan profesional.

"Apakah ada hubungannya dengan perkara yang beliau tangani atau tidak, kita serahkan kepada aparat yang berwenang. Tapi kalau benar ini terkait tugas beliau sebagai hakim, maka ini adalah bentuk teror yang mengancam penegakan hukum," tegasnya.

Kebakaran hanya melahap kamar utama di rumah Khamozaro, ruangan yang menyimpan semua dokumen penting, surat‑berharga, serta barang pribadi.

Beruntung, api tidak menjalar ke bagian lain rumah, sehingga kerusakan dapat dibatasi.

"Kamar utama yang terbakar, dan di situ semua dokumen penting beliau disimpan. Semuanya habis. Untung api tidak menjalar ke tempat lain," ungkap Yasardin.

Sementara itu, Kepala Biro Hukum dan Humas MA, Sobandi, menyebut bahwa MA telah berkoordinasi langsung dengan Kapolda Sumatera Utara agar penyidik segera diterjunkan ke lokasi.

"Hari ini penyidik dari Poltabes Medan dikirim untuk menyelidiki kasus itu, dan juga memberikan pengamanan terhadap korban dan keluarganya," katanya.

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dari Start Terbelakang ke Puncak Podium, Kiandra Ramadhipa Bikin Bangga Indonesia!
Aksi Damai di Kantor Bupati Tapsel! LMPP Desak Audit Dana Desa Situmba Julu, Soroti Dugaan Mark-Up dan Proyek Fiktif
Puan Tegaskan Tak Sembarangan Bisa Masuk Gedung DPR: “Harus Ketok Pintu Dulu”
Ammar Zoni Curhat Sulit Persiapkan Eksepsi: Tidak Ada Kertas dan Pena
Polrestabes Medan Grebek Desa Serbajadi dan Pria Laut, Amankan 4 Pelaku dan 5 Mesin Jackpot
Magang Nasional 2025 Batch 2 Dibuka Hari Ini! Ini Syarat dan Cara Daftarnya
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru