Garuda Menang! Indonesia Tundukkan Mozambik 1-0 di GBK, Tambah Poin FIFA Jadi 1157,14
JAKARTA Timnas Indonesia kembali meraih hasil positif pada laga Garuda Championship Series setelah menundukkan Mozambik dengan skor 10
OLAHRAGA
JAKARTA — Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (Indonesia Eximbank) menilai dampak langsung konflik Timur Tengah terhadap perdagangan Indonesia relatif terbatas. Hal ini karena porsi ekspor dan impor Indonesia ke kawasan tersebut masih kecil.
"Risiko utama muncul melalui jalur tidak langsung, terutama kenaikan harga energi, volatilitas nilai tukar, serta perlambatan aktivitas industri di negara mitra dagang utama yang dapat memengaruhi ekspor Indonesia," kata Rini Satriani, Rabu (18/3/2026).
Data Badan Pusat Statistik menunjukkan ekspor Indonesia ke Timur Tengah hanya sekitar 4,2 persen dari total nasional, dengan komoditas utama meliputi minyak kelapa sawit, perhiasan, dan kendaraan bermotor.Baca Juga:
Sementara impor dari kawasan ini sekitar 3,9 persen, didominasi komoditas energi.
Meskipun eksposur langsung kecil, gangguan energi global menjadi perhatian serius. Selat Hormuz, yang dilalui 20–30 persen perdagangan minyak dunia, berpotensi terdampak konflik.
Kawasan Timur Tengah menyumbang lebih dari 30 persen produksi minyak global, sehingga gangguan pasokan bisa mendorong kenaikan harga energi dan logistik dunia.
Sekitar 75 persen impor minyak Indonesia berasal dari Singapura dan Malaysia, yang mengolah minyak dari Timur Tengah.
Kenaikan harga energi dapat menekan industri negara mitra seperti China, Jepang, India, dan Korea Selatan, sehingga permintaan terhadap produk Indonesia bisa berkurang.
Harga minyak dunia pada 2026 diperkirakan berada di kisaran 85–120 dolar AS per barel, lebih tinggi dibanding rata-rata awal tahun di kisaran 60 dolar AS.
Tekanan ini juga berpotensi melemahkan nilai tukar rupiah, meningkatkan biaya impor bahan baku, dan menekan margin eksportir.
Namun, sejumlah komoditas berpotensi diuntungkan, termasuk batu bara yang menyumbang 8–9 persen ekspor nasional dan minyak kelapa sawit. Secara keseluruhan, kenaikan harga energi dan komoditas agro dapat menopang kinerja ekspor Indonesia dalam jangka pendek.
Indonesia Eximbank memperkirakan pertumbuhan ekspor 2026 mencapai 4–5 persen, dan berpotensi meningkat menjadi 5–6 persen pada 2027 apabila permintaan global pulih dan ketegangan geopolitik mereda.*
JAKARTA Timnas Indonesia kembali meraih hasil positif pada laga Garuda Championship Series setelah menundukkan Mozambik dengan skor 10
OLAHRAGA
JAKARTA Partai Demokrat membantah adanya keterkaitan antara Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan mantan Wakil Kepala Badan G
NASIONAL
JAKARTA PT Global Loyalty Indonesia (GLI) membantah klaim yang menyebut Giorgio Antonio Chandra sebagai Chief Executive Officer (CEO) ma
ENTERTAINMENT
ACEH BESAR Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah menyambut kedatangan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian di Bandara Inter
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan aliran uang suap dalam kasus pengadaan smart board di Dinas Pendidikan dan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan melaporkan hasil survei pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG
NASIONAL
MEDAN Solidaritas Aksi Lintas Mahasiswa (SALAM) kembali menggelar unjuk rasa di depan Mapolda Sumatera Utara, Selasa, 9 Juni 2026. Aksi
PERISTIWA
MEDAN Tim penasihat hukum terdakwa kasus dugaan pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite menggunakan jeriken memint
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Layanan distribusi air bersih Perumda PDAM Tirtanadi mengalami gangguan di tujuh kecamatan di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdan
PERISTIWA
BANDA ACEH Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, me
NASIONAL