Update Harga Pangan 1 Oktober 2026: Cabai Keriting Rp 81.150 per Kg, Beras dan Telur Turun
JAKARTA Harga sejumlah bahan pangan mengalami kenaikan pada awal Oktober 2026. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasi
EKONOMI
JAKARTA — Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (Indonesia Eximbank) menilai dampak langsung konflik Timur Tengah terhadap perdagangan Indonesia relatif terbatas. Hal ini karena porsi ekspor dan impor Indonesia ke kawasan tersebut masih kecil.
"Risiko utama muncul melalui jalur tidak langsung, terutama kenaikan harga energi, volatilitas nilai tukar, serta perlambatan aktivitas industri di negara mitra dagang utama yang dapat memengaruhi ekspor Indonesia," kata Rini Satriani, Rabu (18/3/2026).
Data Badan Pusat Statistik menunjukkan ekspor Indonesia ke Timur Tengah hanya sekitar 4,2 persen dari total nasional, dengan komoditas utama meliputi minyak kelapa sawit, perhiasan, dan kendaraan bermotor.Baca Juga:
Sementara impor dari kawasan ini sekitar 3,9 persen, didominasi komoditas energi.
Meskipun eksposur langsung kecil, gangguan energi global menjadi perhatian serius. Selat Hormuz, yang dilalui 20–30 persen perdagangan minyak dunia, berpotensi terdampak konflik.
Kawasan Timur Tengah menyumbang lebih dari 30 persen produksi minyak global, sehingga gangguan pasokan bisa mendorong kenaikan harga energi dan logistik dunia.
Sekitar 75 persen impor minyak Indonesia berasal dari Singapura dan Malaysia, yang mengolah minyak dari Timur Tengah.
Kenaikan harga energi dapat menekan industri negara mitra seperti China, Jepang, India, dan Korea Selatan, sehingga permintaan terhadap produk Indonesia bisa berkurang.
Harga minyak dunia pada 2026 diperkirakan berada di kisaran 85–120 dolar AS per barel, lebih tinggi dibanding rata-rata awal tahun di kisaran 60 dolar AS.
Tekanan ini juga berpotensi melemahkan nilai tukar rupiah, meningkatkan biaya impor bahan baku, dan menekan margin eksportir.
Namun, sejumlah komoditas berpotensi diuntungkan, termasuk batu bara yang menyumbang 8–9 persen ekspor nasional dan minyak kelapa sawit. Secara keseluruhan, kenaikan harga energi dan komoditas agro dapat menopang kinerja ekspor Indonesia dalam jangka pendek.
Indonesia Eximbank memperkirakan pertumbuhan ekspor 2026 mencapai 4–5 persen, dan berpotensi meningkat menjadi 5–6 persen pada 2027 apabila permintaan global pulih dan ketegangan geopolitik mereda.*
JAKARTA Harga sejumlah bahan pangan mengalami kenaikan pada awal Oktober 2026. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasi
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (1/10/2026) pagi. Rupiah kembali mend
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dua arah pada perdagangan Kamis (1/10/2026) pagi. IHSG sempat menguat setelah pembukaa
EKONOMI
JAKARTA Harga emas Antam mengalami penurunan pada perdagangan Kamis (1/10/2026). Harga emas Antam ukuran 1 gram turun Rp14.000 menjadi Rp2.
EKONOMI
JAKARTA Harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamina, baik subsidi maupun nonsubsidi, tidak mengalami perubahan per 1 Oktober 2026. Harga BBM
EKONOMI
JAKARTA Komjen Pol Suyudi Ario Seto menjalani uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test sebagai calon Kapolri di Komisi III DPR
NASIONAL
JAKARTA Komisi III DPR RI secara aklamasi menyetujui Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri pengganti Jenderal Pol Listyo Sigit
NASIONAL
JAKARTA PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperkuat langkahnya di pasar aluminium global dengan memperkenalkan Sertifika
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengusulkan pergantian Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). Prabowo mengirimkan Surat P
NASIONAL
ACEH TIMUR Polres Aceh Timur melakukan pengecekan dan razia ruang tahanan untuk memastikan keamanan, ketertiban, serta kondisi kesehatan pa
HUKUM DAN KRIMINAL